Putri Candrawathi bersembunyi di dalam kamar saat Brigadir J dieksekusi oleh Bharada E

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 20:25 WIB
Pengacara Bharada E ungkap  kronologi penembakan Brigadir J dan keberadaan Putri Candrawathi (Instagram @divpropampolri)
Pengacara Bharada E ungkap kronologi penembakan Brigadir J dan keberadaan Putri Candrawathi (Instagram @divpropampolri)

Hops.ID – Kabar meninggalnya Brigadir Joshua yang tak wajar membuat kasusnya menjadi sorotan masyarakat karena telah bergulir lebih dari satu bulan lamanya.

Fakta-fakta baru terungkap dan beberapa waktu lalu sempat dijelaskan ke publik oleh pengacara salah satu tersangka, Bharada Richard Eliezer (Bharada E).

Hingga saat ini polisi telah menetapkan empat orang tersangka dalam pembunuhan Brigadir Joshua yaitu Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Brigadir Kepala Ricky Rizal, dan seorang sopir bernama Kuat Maruf.

Baca Juga: Belum dimaafkan Luna Maya, Bobon Santoso mengiba: Jangan benci aku, sorry!

Dalam acara Indonesia Lawyers Club pada 12 Agustus 2022 lalu, kuasa hukum Bharada E, M. Burhanuddin mengungkapkan bahwa kliennya diperintah untuk menembak Brigadir J.

“Dari informasi Bharada E ke tim kuasa hukum kemudian dituangkan ke dalam BAP juga, bahwasanya dia diperintah nembak, begitu selesai pistol dari almarhum diambil kemudian ditembakkan ke dinding jadi seolah-olah ada dua arah,” ungkap M. Burhanuddin.

Burhanuddin menegaskan jika kasus ini mulai menemukan titik terang karena Bharada E melakukan perbuatannya atas dasar tekanan.

Baca Juga: Akui ingin menikah hanya karena iri melihat teman, Boy William: Makin ngejalanin, langsung ketar ketir gue!

“Saya kira kita menyerahkan ke pembuktian nanti , tetapi intinya bahwa problem ini udah mulai terungkap, udah mulai terang benderang, apapun peran masing-masing kita coba analisa lebih lanjut  bahwa Bharada E memang disuruh untuk menembak dan dia dalam tekanan,” tambah Burhanuddin lagi.

Halaman:

Editor: Wefni Azlen

Sumber: Indonesia Lawyers Club

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Parpol mulai tawar menawar koalisi menuju 2024

Jumat, 30 September 2022 | 21:27 WIB