Habib Bahar hanya divonis 6 bulan 15 hari, Husin Shahab dan Ferdinand Hutahaean soroti kejanggalan

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:20 WIB
Habib Bahar bin Smith divonis 6 bulan dan 15 hari bui atas kasus penyebaran berita bohong saat ceramah di Bandung, Jawa Barat. (dok.PMJ News)
Habib Bahar bin Smith divonis 6 bulan dan 15 hari bui atas kasus penyebaran berita bohong saat ceramah di Bandung, Jawa Barat. (dok.PMJ News)

Hops.IDHabib Bahar bin Smith divonis 6 bulan dan 15 hari bui atas kasus penyebaran berita bohong saat ceramah di Bandung, Jawa Barat.

Vonis ini berbeda jauh dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang ingin Habib Bahar dihukum 5 tahun penjara.

Ketua Cyber Indonesia, Husin Shahab dan Direktur Eksekutif Indonesia Police Monitoring, Ferdinand Hutahaean pun kompak mengkritik vonis ini.

Keduanya menilai adalah keanehan atau kejanggalan dalam vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim kepada Habib Bahar.

Husin Shihab menyebut, Majelis Hakim semestinya menjatuhkan putusan sekurang-kurangnya 2/3 dari tuntutan maksimal yang diajukan JPU.

Baca Juga: Nyanyikan lagu daerah di Istana Negara saat HUT RI, Lyodra berhasil memukau netizen: Makin berkelas...

“Jika JPU dalam kasus ini menuntut 5 tahun maka putusan Hakim sekurang-kurangnya 2/3 dari tuntutan JPU,” kata Husin Shihab.

“Ini kok aneh. JPU mesti ada upaya banding,” sambungnya, sebagaimana dikutip Hops.ID dari akun Twitter @HusinShihab pada Rabu, 17 Agustus 2022.

Adapun Ferdinand Hutahaean menyoroti salah satu pertimbangan yang digunakan Majelis Hakim dalam menjatuhkan vonis, yakni bahwa Habib Bahar sopan.

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: Twitter @HusinShihab, Pikiran rakyat.com, Twitter @FerdinandHutah4

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penjajakan KIB makin intensif dilakukan

Jumat, 23 September 2022 | 17:32 WIB