Serikat pekerja Korea Selatan protes atas rencana latihan perang yang dirancang Amerika Serikat

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 01:00 WIB

Hops.ID - Ribuan anggota serikat pekerja Korea Selatan dan pengusung ide-ide progresif berkumpul di pusat kota Seoul. Mereka memprotes latihan perang gabungan AS-Korea Selatan yang rencananya berjalan akhir bulan ini.

Latihan perang tersebut diklaim akan menjadi yang terbesar dalam sejarah Korea Selatan. Terutama, sebagaimana kebijakan Presiden Yoon Suk-yeol yang terpilih pada bulan Mei, yang telah berjanji untuk mengambil sikap keras terhadap Korea Utara. 

Para pemimpin serikat pekerja khawatir tentang risiko latihan perang tersebut. Sementara banyak warga Korea Selatan, terutama pendukung Presiden Yoon cenderung berada di haluan kanan, mendukung hubungan dekat dengan AS.

Baca Juga: Bentuk protes, dosen beserta Serikat Buruh Nigeria akan mogok kerja

Namun sejumlah besar ilmuwan berpendapat bahwa langkah militer AS dan Korea Selatan akan meningkatkan eskalasi konflik dengan Korea Utara dan menimbulkan ketegangan lanjutan.

Latihan perang tersebut dilaporkan akan melibatkan kelompok pemogokan kapal induk AS, ditambah dengan pelatihan lapangan ekstensif untuk memasukkan manuver amfibi.

Selain itu, mereka juga telah berlatih bersama pasukan AS dengan F-35 Joint Strike Fighters yang baru saja diakuisisi Amerika Serikat.

Baca Juga: Pekerja patut tahu, begini sejarah panjang Hari Buruh Internasional dari masa ke masa

“Dalam upaya memperkuat AS-Korea Selatan, pejabat militer dari Seoul dan Washington akan bertemu untuk membahas penyebaran aset strategis AS, yang mengacu pada penyebaran senjata nuklir AS dalam pertahanan Korea Selatan," tulis laporan Press TV, dilansir Hops.ID Jumat 19 Agustus 2022.

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Buruh Korea (KCTU), serikat pekerja terbesar di Korea Selatan, telah mengadakan rapat umum di Seoul pada 2 Juli.

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Sumber: Press TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini