Dinilai pengecut, Ferdy Sambo tolak bertemu Bharada E saat reka adegan penembakan Brigadir J

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:21 WIB
Ferdy Sambo tolak bertemu Bharada E saat reka adegan penembakan Brigadir J (YouTube Polri TV)
Ferdy Sambo tolak bertemu Bharada E saat reka adegan penembakan Brigadir J (YouTube Polri TV)

 

Hops.ID - Bharada E akhirnya dipertemukan kembali oleh Ferdy Sambo saat agenda rekontruksi pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Bharada E dan Ferdy Sambo kompak kenakan pakaian tahanan saat rekontruksi pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang digelar Selasa, 30 Agustus 2022.

Saat reka adegan Bharada E diperintah oleh Ferdy Sambo (FS) untuk menembak Brigadir J, mantan Kadiv Propam itu menolak dihadapkan dengan Bharada E.

Baca Juga: Meski telah diteken 3 musim, Formula E tak wajib dilanjutkan, begini alasannya

Ferdy Sambo meminta agar dalam reka adegan menyuruh Bharada E menembak Brigadir J digantikan oleh orang lain.

Padahal reka adegan penembakan Bharada E terhadap Brigadir J merupakan masuk dalam adegan inti, namun FS menolak dihadapkan dengan Bharada E.

Dirtipidum Polri, Brigjen Andi Rian mengatakan penolakan tersebut tidak menjadi masalah lantaran FS dan Bharada E sebelumnya telah melakukan pemeriksaan sebagai tersangka.

Baca Juga: Kemarin mewek kena mental dari Ivan Gunawan, kini Keisya Lovrenka ejek Marshel Widianto dengan kalimat ini

“Tidak masalah, kan pemeriksaan terhadap masing-masing sudah dilakukan,” katanya, dikutip Hops.ID dari kanal YouTube Kompas TV pada Rabu, 31 Agustus 2022.

Brigjen Andi Rian menambahkan permintaan FS untuk digantikan dengan orang lain saat reka adegan inti adalah hal yang lumrah.

“Dalam konfrontir memang ada beberapa pihak yang menolak terutama dari pihak FS, kalau dia nolak ya berarti kita pakai pemeran pengganti dong,” ujarnya.

Baca Juga: Viral istri berhelm jemput paksa suami saat tanding sepak bola kabarnya diceraikan, alasannya bikin kaget

Penolakan FS untuk hadir mengisi reka adegan inti dihadapkan dengan Bharada E tersebut memunculkan amarah publik.

Publik menyebut bahwa FS adalah seorang pecundang yang tak berani tampil saat reka adegan menyuruh Bharada E menembak Brigadir J.

“Pengecut tetaplah pengecut. Tidak mau menerima konsekuensinya,” tulis warganet.

“Jenderal bintang dua menolak dikonfrontir oleh seorang Bharada, saya mencium aroma dendam dan malu. Cemen banget,” tulis lainnya.

“Lucu. Lu yang mengotori tangan BE, kenapa lu yang benci nggak mau lihat BE. Situ sehat?” ungkap warganet.***

Halaman:
1
2

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: YouTube Kompas TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Kasus pelanggaran pelanggaran HAM di Indonesia

Sabtu, 3 Desember 2022 | 09:56 WIB

Inflasi melandai, momentum bagus jelang Nataru

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:19 WIB