Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J tak transparan seperti janji Kapolri, penasihat ahli: Kok dia kumat lagi

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:55 WIB
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J tak transparan, Penasehat Ahli Kapolri angkat bicara (Foto: Tangkapan layar YouTube polri tv radio)
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J tak transparan, Penasehat Ahli Kapolri angkat bicara (Foto: Tangkapan layar YouTube polri tv radio)

Hops.ID – Pada Selasa 30 Agustus 2022, rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambo yang berada di Kompleks Polri Duren Tiga, Jalan Duren Tiga Utara I, Jakarta Selatan.

Rekonstruksi yang digelar oleh Tim Khusus (Timsus) Polri menghadirkan lima orang tersangka pembunuhan Brigadir J termasuk mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo.

Dalam rekonstruksi yang dilakukan sebanyak 78 adegan tersebut kepolisian juga mengundang pihak luar di antaranya Komnas HAM, Kompolnas serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Baca Juga: Deolipa Yumara duga Putri Candrawathi putar balik isu 'gendong-menggendong': Karena ketahuan Yosua...

Namun yang aneh, kuasa hukum Brigadir J yang merupakan pengacara korban, tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti proses rekonstruksi oleh penyidik Bareskrim Polri.

Hal ini menjadi tanda tanya publik tentang transparansi yang digadang-gadang akan dilakukan dalam mengungkap tabir pembunuhan Brigadir J.

Penasehat ahli Kapolri, Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi baru-baru ini memberikan komentarnya terkait rekonstruksi yang tampak kurang transparan.

Baca Juga: Deolipa sebut Bharada E menduga ada sesuatu antara Putri Candrawathi dan sopir pribadinya: Saya curiga bang!

Menurutnya rekonstruksi memang  sudah menjadi risiko yang harus dilakukan Polri untuk mengembalikan citra kepolisian.

Setelah kasus luar biasa dalam tubuh kepolisian Indonesia di mana narasi awalnya tidak terang benderang.

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Strategi Kampanye Golkar Menyasar Pemilih Milenial

Rabu, 23 November 2022 | 17:17 WIB