Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J tak transparan seperti janji Kapolri, penasihat ahli: Kok dia kumat lagi

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:55 WIB
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J tak transparan, Penasehat Ahli Kapolri angkat bicara (Foto: Tangkapan layar YouTube polri tv radio)
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J tak transparan, Penasehat Ahli Kapolri angkat bicara (Foto: Tangkapan layar YouTube polri tv radio)

“Rilis pertama kali itu ada bau-bau sesuatu yang ditutup-tutupi, sehingga publik sangat curiga sekali dengan kinerja polisi,” ucap Aryanto Sutadi.

Aryanto menilai, seharusnya kepolisian bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat dengan penjelasan yang transparan.

Baca Juga: Ferdy Sambo tak ucapkan maaf ke keluarga Brigadir J, ahli Grafologi: Beliau posisikan diri di atas orang lain

“Dengan memberikan penjelasan kepada publik apa yang selama ini dianggap ditutup-tutupi itu, yaitu memberikan informasi-informasi perkembangan apa yang dilakukan, kemudian bagaimana hasilnya,” terangnya.

“Tapi selama ini kan polisi memilih diam, memilih crime scientific investigation itu. Dia tidak mau memberikan keterangan yang sepotong-sepotong (dahulu), nanti belakang (saja) baru diomongin,” sambungnya.

Ia menilai jika beberapa waktu lalu langkah yang diambil Polri sudah tepat ketika Kapolri menyampaikan keterangan di depan DPR.

Baca Juga: Melalui tulisan tangan, ahli Grafologi sebut Ferdy Sambo cerdas tapi miliki trauma masa lalu: Ada ketakutan!

“Nah kemaren sudah agak mending begitu Bapak Kapolri menyampaikan keterangan yang lugas, jelas di depan DPR, semua pada puas,” lanjutnya.

Apa yang dilakukan Kapolri saat itu dinilai merupakan strategi yang benar karena bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat dengan janji transparansinya.

Namun strategi itu kini kembali lagi seperti awal. Di mana banyak keterangan yang seolah ditutup-tutupi oleh polisi dan malah dijelaskan dengan detail oleh Komnas HAM.

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sri Mulyani jadi calon Gubernur BI? Simak faktanya

Rabu, 1 Februari 2023 | 10:21 WIB