Ini alasan mengapa hubungan Korea Selatan dan Jepang renggang, salah satunya karena perbudakan seksual

- Jumat, 16 September 2022 | 18:33 WIB
Jepang menjajah Korea dari tahun 1910-1945. (Twitter @FOL_Liberation)
Jepang menjajah Korea dari tahun 1910-1945. (Twitter @FOL_Liberation)

Hops.ID - Upaya Jepang dan Korea Selatan menyelesaikan perselisihan yang bernuansa sejarah kian masif digaungkan.

Pengadilan tinggi Seoul akan memeriksa kasus yang menyeret aset perusahaan Jepang untuk memberi kompensasi korban perang Korea.

Kasus bernuansa sejarah ini adalah satu dari lusinan kasus yang diajukan Korea Selatan terhadap Jepang. Diketahui bahwa Jepang menjajah Korea dari tahun 1910-1945.

Pihak Korea Selatan mencari ganti rugi untuk para korban kerja paksa dan perbudakan seksual di rumah bordil militer Jepang selama Perang Dunia II.

Baca Juga: Waspada, Bank Dunia peringatkan potensi resesi global bersamaan kenaikan suku bunga

Mahkamah Agung Korea Selatan, dalam putusannya pada 2018, telah memerintahkan Mitsubishi Heavy Industries dan Nippon Steel Jepang untuk memberi kompensasi kepada 14 korban perlakuan brutal, dan kerja mereka yang tidak dibayar.

Banyak dari mereka sekarang berusia 90-an, dan beberapa telah meninggal sejak putusan tanpa mendapatkan kompensasi apa pun.

“Saya tidak bisa meninggal sebelum menerima permintaan maaf dari Jepang,” ucap salah satu korban kerja paksa, Yang Geum-deok, dilansir Hops.ID dari laman Al Jazeera, Jumat 16 September 2022.

Baca Juga: Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tewas ditembak saat kampanye, publik dunia kecam sang pelaku

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini