Takdir direksi BUMN sedang di ujung tanduk gara-gara masuk daftar hitam Erick Thohir

- Sabtu, 17 September 2022 | 15:50 WIB
Erick Thohir (Instagram @erickthohir)
Erick Thohir (Instagram @erickthohir)

Hops.ID - Nasib beberapa oknum Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tampaknya sedang berada di ujung tanduk. Menteri BUMN Erick Thohir tampaknya mulai mengkaji ulang kinerja para bawahannya.

Eksistensi karyawan yang bekerja di perusahaan BUMN masing-masing dalam menjalankan tugas dan fungsinya terus memanen kerugian berjilid. Hal itu otomatis tidak sesuai dengan ekpestasi Erick Thohir, terutama dalam upaya mengokohkan fondasi perusahaan negara di bidang perekonomian nasional sesuai prinsip demokrasi ekonomi.

Bahkan, Erick Tohir menjelaskan jika perusahaan BUMN ini harus bekerja keras guna meningkatkan nilai ekonomi dan dampak sosial baik bidang ketahanan pangan, energi, kesehatan dan sektor lainnya.

"Tidak mungkin kita bisa menghadapi dunia yang sedang berubah ini tanpa perbaikan manajemen. Saya juga nggak mau, udah di rapikan balik lagi," kata Erick Thohir dilansir Hops.ID dari akun Instagram @erickthohir, Sabtu 17 September 2022.

Baca Juga: Awalnya Keisya Levronka mengaku belum tahu suaranya fals: Wah separah ini!

Erick Thohir menekankan, segala bentuk keputusan para direksi perusahaan plat merah atau BUMN untuk sebuah perubahan, sifatnya sustain dan wajib dipertanggung jawabkan.

Untuk itu, Erick Thohir, yang juga seorang pengusaha dan filantropis Indonesia itu, terpaksa membuat list hitam atau blacklist para pemimpin BUMN. Yakni, khusus bagi direksi yang masuk dalam lingkaran catatan kinerja buruk.

Kemudian mereka yang masuk daftar hitam tidak bisa kembali lagi menjadi pemimpin di BUMN.

"Saya akan keluarkan blacklist. Pemimpin-pemimpin BUMN yang sudah punya track record jelek kita black list," tegas Erick Thohir.

Halaman:

Editor: Wefni Azlen

Sumber: Instagram @erickthohir

Tags

Artikel Terkait

Terkini