Turut bersuara soal Pemilu 2024 hingga tuding temukan tanda kecurangan, SDR laporkan SBY ke Bareskrim

- Kamis, 22 September 2022 | 17:52 WIB
Ketum Demokrat, AHY (Demokrat.or.id)
Ketum Demokrat, AHY (Demokrat.or.id)

Hops.ID – Sebuah video berisi pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono berjudul SBY: Ada Tanda–Tanda Pemilu 2024 Tidak Jujur dan Tidak Adil menuai kontroversi. SBY dalam video itu menyatakan ada tanda-tanda ketidakjujuran dalam Pemilu 2024.

“Saya mengetahui tanda–tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil, konon akan diatur dalam pemilihan presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka, dua pasangan capres dan cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka," kata SBY dalam video tersebut.

Baca Juga: Ajang Formula E musim pertama disebut rugikan Negara hingga Rp160 miliar, pengamat: Mau lanjut 3 musim?

“Informasinya Demokrat sebagai oposisi jangan harap bisa mengajukan capres cawapresnya sendiri, bersama koalisi tentunya. Jahat, bukan? menginjak-injak hak rakyat, bukan? Pikiran seperti itu batil. Dan, ingat selama 10 tahun dulu kita di pemerintahan, dua kali menyelenggarakan pemilu termasuk Pilpres, Demokrat tidak pernah melakukan kebatilan seperti itu," sambungnya.

Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto dalam rilisnya menyebut bahwa pidato tersebut telah melanggar pasal 14 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1946.

Direktur Studi Demokrasi Rakyat Hari Purwanto (Sumber: Dok. Pribadi)

“Sudah melanggar pasal 14 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1946 dengan ancaman pidana penjara setinggi-tingginya tiga tahun, dan pasal 15 UU No. 1 Tahun 1946 dengan ancaman hukuman penjara setinggi tingginya dua tahun.”

Selanjutnya, video berjudul AHY Sindir Proyek Jokowi Tinggal Gunting Pita juga menuai sorotan dari SDR.

“Tetapi jangan mengatakan ini kehebatan kita 1 tahun gunting pita. Telah diletakkan landasan telah dibangun 70 persen – 80 persen sehingga kami 10 persen lagi gunting pita, terima kasih Demokrat terima kasih Pak SBY,” kata AHY dalam videonya.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Studi Demokrasi Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengumuman Capres bisa kerek elektabilitas Parpol

Senin, 3 Oktober 2022 | 18:48 WIB