PM Palestina sebut Israel telah langgar perjanjian damai dan tidak menghormati hukum internasional

- Kamis, 22 September 2022 | 19:36 WIB
Bendera Israel (Instagram @stateofisrael)
Bendera Israel (Instagram @stateofisrael)

Hops.ID - Perdana Menteri Palestina Mohammed Ishtaye menilai Israel telah melanggar semua perjanjian damai dan mengabaikan hukum internasional. Hal ini dilontarkan pada Sabtu 17 September 2022.

Sebuah pernyataan pihak Palestina tampak berupaya mendesak pemerintah Israel untuk menghentikan semua pelanggarannya di wilayah Palestina.

"Pendudukan (Israel) melanggar semua kesepakatan dalam perjanjian perdamaian dengan tidak hormat, tidak menghormati hukum, dan legitimasi internasional," kata Ishtaye, dilansir Hops.ID dari laman Xinhua, Kamis 22 September 2022.

Baca Juga: Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina: Kami akan pertahankan Palestina dengan berbagai cara!

Lebih lanjut, Perdana Menteri Palestina mengumumkan bahwa Presiden Palestina Mahmoud Abbas sedang dalam perjalanan untuk berpartisipasi dalam pertemuan Majelis Umum PBB.

"Pesannya kepada dunia, bahwa semua tindakan sepihak Israel harus dihentikan," katanya lagi.

Diketahui, pada hari Sabtu 17 September 2022, tentara Israel membubarkan aksi demonstrasi rakyat Palestina yang menentang pendudukan Israel.

Baca Juga: Ratusan orang tua protes kurikulum sesat buatan Israel, sekolah Palestina tutup total

Namun, kemudian Israel mempersoalkan perampasan tanah di daerah Masafer Yatta, selatan Hebron, dan menangkap tiga demonstran. Hal tersebut merujuk pada sumber dan saksi mata resmi Otoritas Palestina.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Xinhua

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Golkar Tegaskan KIB Tetap Solid

Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:31 WIB