Buntut video viral soal tanda-tanda kecurangan dalam Pemilu 2024, SBY dan AHY resmi dilaporkan oleh LSM

- Jumat, 23 September 2022 | 16:46 WIB
Ilustrasi bendera Demokrat. Foto: Tempo
Ilustrasi bendera Demokrat. Foto: Tempo

Hops.ID – Video viral berisi tentang pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono berjudul ‘SBY: Ada Tanda–Tanda Pemilu 2024 Tidak Jujur dan Tidak Adil’ menuai kontroversi.

Dalam video itu, SBY berprasangka bahwa ada tanda-tanda ketidakjujuran dalam Pemilu 2024.

Selain itu, dua video lain juga tak lepas mendapat sorotan publik. Video berjudul ‘Agus Harimurti Yudhoyono Sindir Proyek Jokowi Tinggal Gunting Pita’ dan video ‘Jiwa Demokrat, Suara Kader Partai Demokrat, Dari Rapimnas Partai Demokrat 2022, 2024, Perang Kita Melawan Kebathilan’ juga mendapat kecaman dari warga.

Baca Juga: Massa gelar aksi desak KPK tuntaskan dugaan korupsi Formula E, singgung soal Lukas Enembe hingga Bjorka

Koordinator LSM Nusa Ina Connection Abdullah Kelrey menyebut ketiga video tersebut telah memenuhi unsur pelanggaran hukum.

Nusa Ina Connection laporkan SBY dan AHY (Sumber: Dok. Pribadi)

"Setelah menganalisis dan mengkaji pernyataan SBY dan AHY dalam video yang viral tersebut, bagi Nusa Ina Connection, kami menduga kuat video tersebut penuh dengan Fitnah terhadap kepala negara atau Hoax dan merugikan rakyat serta menciptakan gangguan keamanan dan ketertiban nasional menjelang pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2024 mendatang," kata Abdullah Kelrey, dikutip pada Jumat, 23 September 2022.

Abdullah Kelrey selaku koordinator LSM yang berlokasi di Jakarta Timur dan merupakan bagian dari warga negara merasa tertipu oleh penyataan tokoh politik dalam video tersebut.

Baca Juga: Ajang Formula E musim pertama disebut rugikan Negara hingga Rp160 miliar, pengamat: Mau lanjut 3 musim?

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Sumber: Sapu Lawan Koruptor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Transformasi ekonomi digital mesti infrastruktur dan SDM

Kamis, 29 September 2022 | 20:46 WIB

Apa itu peristiwa berdarah G30S/PKI? Ini penjelasannya

Kamis, 29 September 2022 | 19:59 WIB