Akibat video viral soal pidato Pemilu 2024 tidak jujur dan adil, SBY dan AHY kembali dilaporkan oleh LSM

- Minggu, 25 September 2022 | 20:45 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat AHY. (dok Demokrat)
Ketua Umum Partai Demokrat AHY. (dok Demokrat)

Hops.ID - Lembaga Kajian Masa Depan Indonesia (LKMDI) turut melaporkan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono (SBY dan AHY) atas video viral mereka tentang pidato pemilu.

Laporan itu muncul karena dalam video berjudul 'SBY: Ada Tanda–Tanda Pemilu 2024 Tidak Jujur dan Tidak Adil serta video berjudul 'AHY Sindir Proyek Jokowi Tinggal Gunting Pita’, SBY dan AHY disebut telah melanggar beberapa Pasal.

Baca Juga: Soal pidato Pemilu tidak jujur dan adil, GPNI Surabaya dan Pontianak laporkan SBY dan AHY

Beberapa Pasal itu antara lain Pasal 14 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1946 dan Pasal 15 UU No. 1 Tahun 1946, Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE sebagaimana diubah dengan UU No. 19 Tahun 2016 dan atau Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) UU No. 11 Tahun 2008 sebagaimana diubah dengan UU No. 19 Tahun 2016.

Selanjutnya, video ke-3 dengan judul 'Jiwa Demokrat, Suara Kader Partai Demokrat, dari Rapimnas Partai Demokrat 2022, 2024, Perang Kita Melawan Kebathilan', disebut telah melanggar beberapa Pasal.

Pasal tersebut adalah  Pasal 14 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1946 dan Pasal 15 UU No. 1 Tahun 1946, Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE sebagaimana diubah dengan UU No. 19 Tahun 2016 dan atau Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) UU No. 11 Tahun 2008 sebagaimana diubah dengan UU No. 19 Tahun 2016.

Baca Juga: Buntut video viral soal tanda-tanda kecurangan dalam Pemilu 2024, SBY dan AHY resmi dilaporkan oleh LSM

Andi Junianto Barus selaku Direktur Eksekutif LKMDI mengungkapkan harapannya agar laporan tersebut ditindaklanjuti.

"Demi tegaknya hukum, kami berharap laporan kami dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan untuk Bapak dalam menangani kasus yang kami laporkan tersebut," katanya.

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: Sapu Lawan Koruptor

Tags

Artikel Terkait

Terkini