6 Tahun buron, mafia tanah Handoko Lie serahkan diri ke Kejaksaan

- Selasa, 27 September 2022 | 07:16 WIB
Mafia tanah Handoko Lie menyerahkan diri ke Kejaksaan Agung (Dokumentasi pribadi Kejaksaan Agung RI)
Mafia tanah Handoko Lie menyerahkan diri ke Kejaksaan Agung (Dokumentasi pribadi Kejaksaan Agung RI)

Hops.ID - Tak menyangka, setelah melarikan diri selama 6 (enam) tahun ke luar negeri. Terpidana Handoko Lie menyerahkan diri secara sukarela ke Kejaksaan Agung pada Jumat, 23 September 2022 lalu.

Sebelumnya, Terpidana Handoko Lie dan Pj. Walikota Medan terlibat dalam perkara mafia tanah. Di mana mereka menyerobot lahan milik PT Kereta Api Indonesia (persero) sebanyak 2 (dua) blok di Jalan Jawa Gang Buntu, Medan.

Lahan tersebut digunakan terpidana untuk membangun properti milik pribadi, berupa apartemen, mall, serta rumah sakit. Akibat perbuatannya itu, negara mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp187 Miliar.

Baca Juga: Viral hantu tek tek gentayangan di Jawa Tengah sering nongol di jendela, ternyata sosoknya...

Pada 2016 terpidana akan dieksekusi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1437 K/ Pid.sus/2016 yaitu terpidana dijatuhi hukuman pidana penjara selama 10 (sepuluh) tahun dan denda sebesar Rp1 miliar rupiah, serta membayar uang pengganti sejumlah Rp187.815.741.000,-.

Terpidana malah melarikan diri ke luar negeri. Diketahui terpidana kabur ke Singapura dan menetap di Malaysia selama 6 (enam) tahun. Sebagaimana dilansir Hops.ID dari siaran pers Kejaksaan Agung RI, Selasa, 27 September 2022.

Penyerahan diri Terpidana ke Kejaksaan Agung, tidak bisa dipisahkan dengan kerja kerasnya Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung.

Baca Juga: Layak! Kontrak kerja Shin Tae Yong diperpanjang, tangan dinginnya mengubah performa Timnas Indonesia

Mereka berusaha mencari keberadaan terpidana yang sudah buron selama 6 (enam) tahun. Segala upaya dilakukan untuk menemukan tempat persembunyiannya.

Halaman:

Editor: Alfiyah Rizzy Afdiquni

Sumber: Kejaksaan Agung

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inflasi Pangan Diprediksi Terkendali Jelang Nataru

Senin, 28 November 2022 | 21:44 WIB