Penyelidikan kasus dugaan korupsi Formula E disebut politis, pengamat: Hentikan semua tuduhan negatif pada KPK

- Kamis, 29 September 2022 | 08:54 WIB
Formula E (Sumber: Instagram @formulae) (Instagram @f1)
Formula E (Sumber: Instagram @formulae) (Instagram @f1)

Hops.ID – Penyelidikan kasus dugaan korupsi dalam ajang balap Formula E dinilai menuai opini negatif dari masyarakat terhadap KPK.

Pengamat kebijakan publik Sugiyanto mengungkapkan masyarakat tak seharusnya menyalahkan KPK.

“Seharusnya masyarakat menghentikan menyalahkan KPK, termasuk tentang hal memintai keterangan dari Anies Baswedan. Sebaiknya, mari kita dukung KPK untuk segera menuntaskan masalah tersebut,” ujarnya dari keterangan tertulis SAPU Lawan Koruptor dilansir Hops.ID pada 29 September 2022.

Menurutnya, persoalan utama yang harus diperhatikan adalah penggunaan uang Negara dalam ajang tersebut.

Baca Juga: Sebut Formula E program unggulan, Gubernur Anies justru bermasalah dengan KPK, pengamat: Manajemen berantakan

“Sesungguhnya, yang jadi soal Formula E yakni lantaran Gubernur Anies melalui Dinas Pemuda dan Olagraga mengunakan uang Negara. Dana APBD DKI Jakarta tahun 2019 dan 2020 dipakai untuk membayar biaya commitment fee Formula E kepada Formula E Operasional (FEO) senilai Rp560 miliar.”

Ia lantas menyinggung soal pembayaran biaya commitment fee Formula E.

“Akan tetapi, tentang pembayaran biaya commitment fee Formula E Rp560 miliar tetap dianggap bermasalah. Atas persoalan tersebut akhirnya, muncul pro kontra di masyarakat. Bahkan, masyarakat melakukan unjuk rasa meminta KPK memeriksa Formula E. Kemudian ada warga masyarakat yang melaporkan masalah ini kepada KPK.”

Baca Juga: Sudah bawa kontraktor, pihak sekolah tolak bantuan Farel Prayoga dan meminta dibelikan ini: Mending kamu...

Halaman:

Editor: Alfiyah Rizzy Afdiquni

Sumber: Sapu Lawan Koruptor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Strategi Kampanye Golkar Menyasar Pemilih Milenial

Rabu, 23 November 2022 | 17:17 WIB