Kasus KSP Indosurya memasuki meja hijau, Kejagung: Kerugian capai Rp106 triliun

- Kamis, 29 September 2022 | 11:58 WIB
Kejaksaan Agung RI (Dokumentasi pribadi Kejaksaan Agung)
Kejaksaan Agung RI (Dokumentasi pribadi Kejaksaan Agung)

Hops.ID - Perkembangan kasus perkara Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya kini telah memasuki persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Kasus ini mendapatkan perhatian nasional, karena kerugiannya yang fantastis.

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan ada dua tersangka yang akan menjalani persidangan, yaitu: Henry Surya dan Junie Indira. Keduanya didakwa melanggar UU Perbankan dan UU TPPU.

Sementara itu, tersangka Suwito Ayub belum disidangkan dan dilimpahkan ke Pengadilan, karena status masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kejagung juga mengatakan bahwa korban dari kasus ini mencapai kurang lebih 23 ribu orang dengan kerugian mencapai total Rp106 triliun.

Baca Juga: Orang sedarah Anies Baswedan kaget kecewa eks jubir KPK jadi pengacara Putri Candrawathi: Mundur sajaaj

"Kami sangkakan dengan Pasal 46 UU Perbankan, ancaman pidana 15 tahun. Kami komulatifkan dengan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman sampai 20 tahun," jelas JAM-Pidum Kejagung Fadil Zumhana saat konferensi pers di Lobby Kantor JAM-Pidum pada Rabu, 28 September 2022.

Fadil Zumhana memastikan komitmen Kejagung untuk selalu melindungi korban KSP Indosurya tersebut.

"Jaksa akan melindungi korban, korbannya biar saudara tahu nih pada kesempatan ini, kurang lebih 23 ribu orang korban," ujarnya pada awak media.

Baca Juga: Bukan Nita Gunawan, ternyata ini sosok wanita yang disukai Raffi Ahmad, kerap nanyain kabar hingga lakukan ini

Halaman:

Editor: Alfiyah Rizzy Afdiquni

Sumber: Kejaksaan Agung

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Strategi Kampanye Golkar Menyasar Pemilih Milenial

Rabu, 23 November 2022 | 17:17 WIB