Simpang siur jumlah korban Kanjuruhan, Kapolri nyatakan 125 orang meninggal dunia: Ada yang tercatat ganda

- Senin, 3 Oktober 2022 | 09:31 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi korban tragedi Kanjuruhan (Instagram @divisihumaspolri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi korban tragedi Kanjuruhan (Instagram @divisihumaspolri)

Hops.ID - Tragedi kerusuhan yang terjadi pada pertandingan Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang menimbulkan banyak korban luka-luka hingga meninggal dunia.

Sebelumnya beredar banyak informasi mengenai jumlah korban meninggal dunia yang bahkan mencapai hingga lebih dari 180 orang.

Akan tetapi menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo semua informasi tersebut tidaklah benar. Kapolri menyatakan jumlah korban jiwa meninggal dunia yang sesungguhnya setelah diverifikasi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Malang adalah 125 orang dan data-data sebelumnya tidaklah benar sebab ada banyak korban yang tercatat ganda.

Baca Juga: Tertangkap basah! Bocor suara mirip Regi Datau sedang makan bareng Denise Chariesta, obrolannya care banget

Hal tersebut disampaikannya melalui konferensi pers di Stadion Kanjuruhan Malang pada Minggu, 2 Oktober 2022.

"Terverifikasi yang meninggal jumlahnya dari awal disnformasi 129. Data terakhir berdasarkan pengecekan dan verifikasi dengan Dinkes jumlahnya 125 karena ada yang tercatat ganda," ungkap Sigit sebagaimana dikutip dari PMJnews pada Senin, 3 Oktober 2022.

Sigit juga mengatakan jika pihaknya akan melakukan langkah lanjutan dengan tim DVI dan penyidik. Upaya yang tengah dilakukan saat ini yakni pengumpulan data dari TKP kejadian.

"Dan nanti hasilnya kami sampaikan ke masyarakat. Yang jelas, kami akan serius dan mengusut tuntas dan ke depan terkait proses penyelenggaran dan pengamanan," tuturnya.

Baca Juga: Siap-siap! Polisi sudah beri jadwal untuk pemanggilan Rizky Billar, buntut tindak KDRT kepada Lesti Kejora

Halaman:

Editor: Alfiyah Rizzy Afdiquni

Sumber: PMJnews

Tags

Artikel Terkait

Terkini