Bikin hati remuk, detik-detik tragedi Kanjuruhan: Ibu pingsan sambil peluk anak, terngiang teriak minta tolong

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 16:45 WIB
Detik - detik terjadinya tragedi Kanjuruhan terdengar suara jerit kepanikan dari para korban (Instagram @arema_footballfans)
Detik - detik terjadinya tragedi Kanjuruhan terdengar suara jerit kepanikan dari para korban (Instagram @arema_footballfans)

Hops.ID - Kejadian memilukan tragedi Kanjuruhan saat ini masih menjadi perhatian warganet. Kejadian nahas itu telah menewaskan banyak supporter Arema dan Persebaya Surabaya.

Menurut saksi mata yang ada di lokasi kejadian, tembakan gas air mata yang memicu terjadinya kerusuhan dan banyaknya korban meninggal dalam tragedi tersebut.

Saksi mata tersebut yakni Andika Bimantara dan Muhammad Dipo Maulana yang ada di tribun VIP.

Sementara itu Fahryanto Bagustuz ada di tribun 7 -8, Risma Eko Widianto berada di tribun 12, dan Chandra Dirawan di tribun 14.

Seperti diketahui stadion Kanjuruhan memiliki 14 tribun (pintu masuk) kelas ekonomi dan satu tribun VIP.

Baca Juga: Kapolri cabut kekuasaan Ferli Hidayat sebagai Kapolres Malang, imbas tragedi Kanjuruhan

Pertandingan Arema vs Persebaya Surabaya dimulai pada pukul WIB 20.00. Saat itu menurut penjelasan dari Sekjen PSSI, Yunus Nusi, suporter tim Persebaya tidak diperkenankan hadir untuk menghindari pertikaian sesuai dengan hasil rapat Arema FC dan Persebaya Surabaya.

"Dan tentu supporter tim tamu tidak datang ke home, ke Malang, ke Arema. Kita prediksi secara positive thinking, tentu tidak akan terjadi apa-apa, karena tidak ada rivalitas suporter. Maka, ketika sebuah pertandingan tidak ada rivalitas supporter, tentu PSSI, PT LIB menganggap bahwa kerusuhan dan pertikaian itu sangat jauh dari prediks,” kata Yunus, dikutip pada Selasa, 4 Oktober 2022.

Menurut penjelasan dari Chandra, beberapa penonton telah terlibat perkelahian dan diamankan aparat keamanan. Fahryanto Bagustuz juga melihat ada beberapa orang mengejar yang lain.

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Sumber: YouTube Miftah's TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Kasus pelanggaran pelanggaran HAM di Indonesia

Sabtu, 3 Desember 2022 | 09:56 WIB

Inflasi melandai, momentum bagus jelang Nataru

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:19 WIB