Ini dia kesaksian Yohanes Prasetyo soal tembakan gas air mata ke arah tribun dalam tragedi Kanjuruhan

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 09:46 WIB

Hops.ID- Yohanes Prasetyo seorang Aremania yang menjadi saksi mata dalam terjadinya tragedi Kanjuruhan baru-baru ini beri kesaksian terkait tembakan gas air mata yang dilakukan oleh aparat dalam tragedi berdarah itu.

Seperti yang diketahui, video Yohanes Prasetyo yang meminta tolong kepada aparat untuk tidak menembakkan gas air mata ramai di sosial media khususnya TikTok, dalam video tersebut terlihat Yohanes meminta tolong kepada aparat baik-baik, namun direspon dengan bentakan oleh pihak aparat.

Baru-baru ini, Yohanes Prasetyo memberikan kesaksian soal tembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan pada acara Mata Najwa pada Kamis, 6 Oktober 2022, ia mengungkapkan bahwa awalnya ia tidak berinisiatif untuk turun ke lapangan hingga akhirnya ia turun ke lapangan untuk memohon kepada aparat karena mendengar suara anak kecil minta tolong hingga ibu-ibu minta tolong.

Baca Juga: Irma Hutabarat beberkan gaji Ferdy Sambo kontras bisa subsidi gaya hedon Putri Candrawathi hingga sogok bawahan

Hal itu ia ungkapkan setelah ditanya oleh Najwa Shihab terkait awal mula inisiatifnya ia ikut turun ke lapangan.

"Saya sebenarnya gak ada inisiatif turun ke lapangan, saya mau pulang, saya mau kerja setelah pulang dari liat Arema, itu saya sempet memang 90 menit saya tidak langsung pulang itu saya menunggu di pintu keluar agak sepi dikit," ungkap Yohanes Prasetyo sebagaimana yang Hops.ID kutip dari kanal YouTube Najwa Shihab pada Jum'at, 7 Oktober 2022.

Kemudian, Yohanes menceritakan ketika ia menunggu pintu keluar agak sepi, tiba-tiba ada keributan dan ada tembakan gas air mata ke arah tribun. Ia mengaku ia juga terkena gas air mata dan hanya mendengar suara anak-anak minta tolong dan ibu-ibu minta tolong, dari hal itu ia akhirnya turun ke lapangan dan menghampiri aparat.

Baca Juga: Hasil Omonia Nicosia vs Man United: Brace dan satu assists Rashford antarkan Man United comeback

"Sambil menunggu, ternyata ada keributan itu, ada tembakan gas air mata ke tribun, pak waktu itu, ke tribun itu kalo gak salah sekitrar tribun 6, kalo gak tribun 7. Setelah itu, saya bergegas berdiri, saya mau keluar sebelum takutnya saya tambah gak bisa keluar, tidak jadi kerja setelah itu ternyata saya terkena pak, terkena gas air mata yang saya rasakan mata saya perih dan gak bisa buka mata saya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Wefni Azlen

Sumber: Youtube Najwa Shihab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Kasus pelanggaran pelanggaran HAM di Indonesia

Sabtu, 3 Desember 2022 | 09:56 WIB