Aremania yang mohon agar polisi tidak tembakkan gas air mata, ceritakan kengerian Tragedi Kanjuruhan

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 14:28 WIB
Yohanes Prasetyo ceritakan kisah Tragedi Kanjuruhan (Tangkapan layar kanal YouTube Mata Najwa)
Yohanes Prasetyo ceritakan kisah Tragedi Kanjuruhan (Tangkapan layar kanal YouTube Mata Najwa)

Hops.ID – Para Aremania masih diselimuti suasana duka, akibat 131 orang saudara mereka berpulang saat Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022.

Tak hanya orang dewasa laki-laki yang menjadi korban saat Tragedi Kanjuruhan. Ada juga korban dari wanita dan juga anak kecil dari pihak Aremania.

Gas air mata lah yang menjadi penyebab dari banyaknya jatuh korban dari pihak Aremania yang saat itu hadir dalam stadion.

Baca Juga: Tips cara menyetir mobil matic saat banjir

Video-video dari para Aremania pun bertebaran di media sosial, untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada malam itu.

Sekaligus menangkal pemelintiran info dari pihak-pihak yang tidak memilik empati atas tragedi tersebut.

Salah satu dari video tersebut menunjukkan seorang Aremania bernama Yohanes Prasetyo yang memohon kepada para polisi untuk tidak menembakkan gas air mata ke tribun.

Baca Juga: Ternyata bukan Rieta Amilia! Terungkap, orang ini yang sodorin Mbak Lala buat jadi pengasuh Rafathar

Akan tetapi, Yohanes Prasetyo malah mendapat jawaban yang tidak ia harapkan, yang ada malah bentakan kasar dari pihak kepolisian.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: YouTube Mata Najwa

Tags

Terkini