Rocky Gerung soal Tragedi Kanjuruhan: Berpikir terlalu sempit, Jokowi salahkan pintu terkunci dan tangga

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 21:56 WIB
Tangis Para Pemain, Pelatih, dan Official Arema FC Membanjiri Stadion Kanjuruhan Malang. (Instagram.com/@aremafcofficial)
Tangis Para Pemain, Pelatih, dan Official Arema FC Membanjiri Stadion Kanjuruhan Malang. (Instagram.com/@aremafcofficial)

Hops.ID - Rocky Gerung, pengamat politik dan dosen Filsafat memberikan pernyataan kepada Presiden Joko Widodo, soal Tragedi Kanjuruhan.

Pasalnya, Tragedi Kanjuruhan tersebut telah menewaskan para Suporter Arema FC hingga ratusan nyawa melayang.

Pernyataan Rocky Gerung bermula saat Presiden Jokowi  turun langsung mengidentifikasi Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur pada Rabu, 5 Oktober 2022.

Pada proses identifikasi stadion tersebut Presiden Jokowi menyimpulkan bahwa Tragedi Kanjuruhan disebabkan terkuncinya pintu stadion dan tangga yang terlalu tinggi menjulang.

Baca Juga: Kepolisian kantongi bukti visum dan cctv KDRT Lesti Kejora, Rizky Billar akan ditetapkan sebagai tersangka

Sebagaimana dikutip hops.ID dari suara.com pada Jumat, 7 Oktober 2022, "Problem yang mengundang kematian salah satunya pintu yang terkunci dan tangga yang terlalu tinggi menjulang."

Hingga dari pernyataan tersebut mengundang berbagai respon dari semua kalangan hingga Rocky Gerung pun memberikan sebuah respon tersebut.

Menurut Presiden Jokowi bahwa "Salah satu problem yang mengundang kematian ratusan suporter Arema adalah pintu stadion yang tertutup."

Jadi Rocky Gerung pun kesal dengan pernyataan yang diasumsikan Presiden Jokowi tersebut.

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Kasus pelanggaran pelanggaran HAM di Indonesia

Sabtu, 3 Desember 2022 | 09:56 WIB

Inflasi melandai, momentum bagus jelang Nataru

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:19 WIB