Prof Bagir Manan Luncurkan Buku Problematika Pers dan Kualitas Demokrasi

- Selasa, 15 November 2022 | 06:35 WIB
Problematika Pers dan Kualitas Demokrasi, foto: Antaranews
Problematika Pers dan Kualitas Demokrasi, foto: Antaranews

Menurut Bagir, intelektualitas dibatasi oleh etika. Selain itu, intelektualitas juga memerlukan
keberanian.

“Para pemberani itulah yang menjadi simbol keadilan dan kebenaran,” ujarnya.

Baca Juga: Gagal go international di Amerika, Pinkan Mambo ungkap kebodohannya sendiri hingga hidup melarat

“Saya teringat tokoh pers almarhum Mochtar Lubis. Dia selama tujuh tahun berada dalam penjara tanpa proses hukum. Dia dipenjara karena tulisannya untuk menegakkan keadilan dan kebenaran,” paparnya.

Sejalan dengan pandangan itu, Bagir juga menjelaskan bahwa tulisan-tulisan yang dibuatnya senantiasa mengacu pada hal-hal prinsip untuk mencapai tujuan bernegara.

Ia berharap hal tersebut juga menjadi pijakan wartawan dalam berkarya.

Baca Juga: Dimusuhi banyak artis dari Luna Maya sampai Dewi Perssik, Denise Chariesta: Gua singa bukan...

“Tulisan saya senantiasa berpegang pada prinsip keadilan sosial, demokrasi, dan kesejahteraan umum. Ini yang selalu mewarnai setiap tulisan saya,” paparnya.

Penerbitan buku setebal 157 halaman ini merupakan rekomendasi dari Prof Azyumardi Azra saat menjabat sebagai ketua dewan pers.

Pada tanggal 4 Juli 2022, Prof Azra meminta naskah Prof Bagir Manan tersebut dibukukan.

Halaman:

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: rilis, Dewan Pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sri Mulyani jadi calon Gubernur BI? Simak faktanya

Rabu, 1 Februari 2023 | 10:21 WIB