Klaim Formula E hasilkan keuntungan Rp6 miliar, Jakpro ditagih soal LPJ

- Rabu, 16 November 2022 | 09:46 WIB
Pengamat sororti politisasi terhadap KPK saat memeriksa Formula E (Instagram @fiaformulae)
Pengamat sororti politisasi terhadap KPK saat memeriksa Formula E (Instagram @fiaformulae)

Hops.ID – Isu Formula E hingga kini masih terus mendapat sorotan. Hal itu lantaran LPJ penyelenggaraan yang masih belum dipublikasikan.

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menyebut masyarakat saat ini hanya bisa berharap pada pejabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi agar persoalan dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E segera tuntas, terutama dipublikasikannya LPJ Formula E.

"Apalagi tentang adanya pernyataan Jakpro mengenai keuntungan Rp6 miliar perlu segera dibuktikan melalui LPJ yang dibuka kepada publik," kata Fernando Emas, Rabu, 16 November 2022 dilansir dari Rumah Politik Indonesia.

Baca Juga: LPJ Formula E hingga kini masih dinanti, pengamat: DPRD bisa desak Dispenda untuk publikasikan

Fernando Emas mengatakan bahwa ada keraguan terhadap klaim PT Jakpro bahwa Formula E menghasilkan keuntungan Rp6 miliar. Hal itu lantaran belum adanya LPJ Formula E yang diumumkan atau diperlihatkan ke publik.

"Jangan-jangan mereka antek-anteknya Anies Baswedan, sehingga perlu tindakan segera dari Heru Budi mengganti pihak-pihak yang dianggap menghambat proses LPJ dan segera dibuka kepada publik," katanya.

Ia kembali menegaskan bahwa waktu yang diperlukan sudah cukup sehingga LPJ Formula E harus dipublikasikan segera.

"Saya kira sudah cukup waktu untuk proses LPJ agar segera diumumkan kepada publik," kata dia lagi.

Baca Juga: LPJ Formula E masih dinanti, KPK diminta kembali periksa petinggi Jakpro

Ia melihat sudah cukup alasan bagi Pejabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi untuk mencopot para pejabat di lingkup Pemerintahan DKI Jakarta dan juga Jakpro jika dianggap ikut serta menghalangi atau menghambat proses LPJ.

Selain itu, ia juga menyebut sudah waktunya bersih-bersih demi terpublikasikannya LPJ Formula E yang sangat dinanti-nantikan.

"Heru Budi perlu segera bersih-bersih agar proses LPJ penyelenggaraan Formula E segera selesai dan tidak ada terhambat oleh pihak-pihak yang mencoba ingin berpihak pada Anies Baswedan," pungkasnya. ***

 

Ikuti berita-berita terupdate dan menarik lainnya di HarianHaluan.com, member of Haluan Media Group.

Halaman:

Editor: Alfiyah Rizzy Afdiquni

Sumber: Rumah Politik Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini