Pengamat sebut belum ada kejelasan dalam pertanggungjawaban Formula E

- Kamis, 17 November 2022 | 08:55 WIB
Kasus Formula E Jakarta (Sumber: Instagram @fiaformulae)
Kasus Formula E Jakarta (Sumber: Instagram @fiaformulae)

Hops.ID – Kasus Formula E hingga kini dianggap masih belum menemui titik terang. Di sisi lain, ada pihak yang menyatakan tidak ada mens rea (niat jahat) dalam penyelenggaraan ajang balap mobil tersebut.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Perspektif (LKSP) Andre Vincent Wenas turut menyoroti hal itu. Ia menyampaikan kritiknya terhadap pihak yang menyebut Formula E tak bermasalah atau tak mengandung niat jahat.

"Dan itu artinya mengada-ada, cuma sekedar upaya mengelabui nalar publik," kata Andre Vincent Wenas, Kamis, 17 November 2022.

Baca Juga: Klaim Formula E hasilkan keuntungan Rp6 miliar, Jakpro ditagih soal LPJ

Bagi Andre, penyelenggaraan Formula E sudah bermasalah sejak awal karena meskipun tidak ada dalam RPJMD DKI Jakarta, tapi dipaksakan untuk masuk dalam program.

Ia juga mempermasalahkan soal anggaran dan pengelolaan uangnya tidak transparan sejak awal.

"Bahkan bukti transfer commitment-fee tidak pernah ditunjukan kepada wakil rakyat saat diminta," kata Andre Vincent Wenas lagi.

Andre mengatakan, progam dalam bentuk B to B (business to business) itu tidak seharusnya menggunakan dana APBD (uang rakyat). Selain itu, ada tindakan menyalahi aturan yang dikatakan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta terkait penarikan dana dari Bank DKI.

Baca Juga: LPJ Formula E hingga kini masih dinanti, pengamat: DPRD bisa desak Dispenda untuk publikasikan

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF

Tags

Artikel Terkait

Terkini