Berkontribusi Besar ke PDB, Sektor Otomotif Dukung Era Elektrifikasi Jadi Masa Depan Sistem Transportasi RI

- Senin, 21 November 2022 | 18:54 WIB
Menteri Airlangga Hartarto di acara  “The First Production of  Local Electrified Vehicle: From Indonesia to the World” yang diadakan PT Toyota Motor  Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Senin (21/11) Sumber foto: Kemenko Perekonomian.
Menteri Airlangga Hartarto di acara “The First Production of Local Electrified Vehicle: From Indonesia to the World” yang diadakan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Senin (21/11) Sumber foto: Kemenko Perekonomian.

Hops.ID - Di tengah berbagai tantangan The Perfect Storm yang tengah melanda dunia saat ini, perekonomian Indonesia tetap mampu bangkit dan meneruskan tren pemulihannya.

Pada Kuartal III-2022, perekonomian Indonesia tetap melanjutkan pertumbuhan positif yakni sebesar 5,72 persen (yoy). Indonesia juga disebut sebagai “the bright spot in the dark”, dengan perekonomian yang mampu tumbuh di atas rata-rata perekonomian global.

Pertumbuhan ekonomi yang impresif tersebut salah satunya ditopang oleh pertumbuhan sektor industri pengolahan non migas. Industri pengolahan non migas mampu tumbuh sebesar 4,88 persen (yoy) dengan kontribusi sebesar 16,10 persen terhadap PDB.

Baca Juga: Terlilit hutang Rp10 miliar, Jessica Iskandar masih bisa ajak El Barack latihan berkuda dengan biaya segini

Sementara itu, pertumbuhan sektor otomotif sendiri berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Industri
Alat Angkutan merupakan salah sektor industri yang tergabung dalam industri pengolahan non migas, dan sektor ini pun bertumbuh cukup signifikan sejak Kuartal II-2021 lalu sehingga mampu meneruskan tren pemulihan sampai tumbuh mencapai 10,26 persen pada Kuartal III-
2022.

Menteri Airlangga Hartarto di acara “The First Production of Local Electrified Vehicle: From Indonesia to the World” yang diadakan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Senin (21/11) Sumber foto: Kemenko Perekonomian.

Dari sisi produksi, utilisasi industri kendaraan bermotor pada Oktober 2022 lalu mencatatkan capaian sebesar 69,20 persen, sudah meningkat lebih tinggi dibandingkan selama pandemi yang rata-rata hanya sebesar 40 persen.

Ke depannya, sektor industri diharapkan mampu untuk terus tumbuh dan tercermin dari Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang kembali mengalami ekspansi ke level 51,8 pada Oktober 2022 atau meneruskan tren ekspansif 14 bulan berturut-turut.

Baca Juga: Bikin imej Ayu Dewi hancur, Uya Kuya sebut Denise Chariesta keluar dari jalur: Jujur sih udah kelewatan...

Halaman:

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: Kemenko Perekonomian RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Strategi Kampanye Golkar Menyasar Pemilih Milenial

Rabu, 23 November 2022 | 17:17 WIB