LPJ dinilai gelap, KPK diminta lebih berperan aktif dan naikkan status kasus Formula E

- Kamis, 24 November 2022 | 10:40 WIB
KPK diminta lebih berperan aktif dan naikkan status kasus Formula E. ( Instagram @official.kpk)
KPK diminta lebih berperan aktif dan naikkan status kasus Formula E. ( Instagram @official.kpk)

Hops.ID – Kasus Formula E hingga kini masih menjadi polemic yang tak berkesudahan. KPK sebagai lembaga penegak hukum diminta untuk lebih aktif dalam mengusut kasus tersebut.

Hal itu diungkap oleh Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto yang juga meminta KPK untuk menyatakan status Formula E yang dinilai masih belum jelas.

"Pasca penyelenggaraan belum ada LPJ bahkan ada penyesatan informasi yang faktanya bahwa kegiatan Formula E itu B to G bukan B to B. Jika dibutuhkan KPK RI dapat memanggil Jakpro," kata Hari Purwanto.

Menurutnya, persoalan kian rumit lantaran Formula E di DKI akan kembali digelar tahun depan. Sementara itu, kasus dugaan korupsi Formula E saat ini masih bergulir di KPK.

Baca Juga: Persoalkan transparansi laporan keuangan Formula E, pengamat: Rakyatnya jadi bingung

"Wacana kembali digelarnya Formula E menuai pro dan kontra dari anggota Dewan. Pj Gubernur DKI Jakarta tidak tahu bahwa perjanjian ternyata bukan B to B tapi B to G karena menggunakan pinjaman uang Bank DKI. Bukti lain Kadispora DKI yang diminta Laporan keuangan FORMULA E oleh DPRD DKI."

Ia juga menduga ada pihak yang memberikan informasi keliru kepada Pj Gubernur DKI sehingga kasus Formula E di KPK diintervensi oleh pejabat Gubernur DKI yang meminta Formula E dilanjut tahun depan.

"Dengan informasi menyesatkan seolah-olah perjanjian formula B to B senyatanya B to G."

Ia juga menyinggung soal LPJ keuangan Formula E yang dinilai gelap. Menurutnya, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penanggungjawab juga seharusnya berbicara.

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: Studi Demokrasi Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini