Menko Airlangga Tekankan Kolaborasi Antar Pemangku Kepentingan dalam Pencapaian Target-Target Sektor Migas

- Kamis, 24 November 2022 | 19:25 WIB
Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (Instagram @airlanggahartarto_official)
Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (Instagram @airlanggahartarto_official)

”Target tersebut sangat berpengaruh terhadap penerimaan negara dan juga terhadap ekspor Indonesia. Sekarang ini ekspor Indonesia neracanya positif, namun neraca perdagangan migas secara bulanan negatif,” ungkap Menko Airlangga.

Baca Juga: Dalam urusan yang satu ini, Naysila Mirdad ikut apa kata Jamal Mirdad: Papah suka yang panjang dan item!

Menko Airlangga mengatakan bahwa tantangan tersebut merupakan keniscayaan yang harus dihadapi bersama agar investasi di bidang industri hulu migas tetap berjalan secara kondusif.

Kolaborasi antar pemangku kepentingan diharapkan bisa lebih baik lagi agar target-target yang telah dicanangkan dapat tercapai.

Kemudian, Menko Airlangga juga menjelaskan terkait KTT G20 yang telah menghasilkan G20 Bali Leader’s Declaration yang merupakan kesepakatan kerja sama para Kepala Negara di berbagai bidang, salah satunya transisi energi, terutama dengan menerapkan kebijakan
energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Dalam urusan yang satu ini, Naysila Mirdad ikut apa kata Jamal Mirdad: Papah suka yang panjang dan item!

Proyek kerja sama yang telah diinisiasi antara lain mencakup Carbon Capture, Utilization and Storage, serta Carbon Capture and Storage (CCUS-CCS), Capacity Building Program in Renewable Energy, Climate Finance Leadership Initiative, Green Hydrogen Initiatives, Climate Investment Fund.

Selain itu, pada KTT G20 juga telah disepakati arah transisi energi. Menko Airlangga mengatakan bahwa di tengah situasi geopolitik yang masih tidak menentu, terutama perang Rusia-Ukrania yang belum berakhir, pelaksanaan transisi energi tidaklah mudah.

Hal tersebut dilihat dari fluktuasi dan tingginya harga energi, terutama gas, termasuk harga BBM di Indonesia. Lebih lanjut Menko Airlangga menyampaikan bahwa berbagai hal dapat menjadi faktor pendorong terhadap percepatan pelaksanaan transisi energi seperti penetrasi energi terbarukan di dalam bauran energi, peningkatan teknologi penyimpanan energi, serta dukungan Pemerintah dalam pemberian fasilitas dan insentif terhadap berbagai upaya percepatan transisi energi.

Baca Juga: Daniel Mananta pernah nangis sesenggukan saat lakukan ritual ini: Hati gue disentuh oleh Tuhan

Halaman:

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: Hops.ID

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tim ahli KPK soal kelanjutan kasus Formula E

Rabu, 30 November 2022 | 11:16 WIB