Tingkatkan Sinergi Kolaborasi, TPIP dan TPID Rumuskan Strategi Pengendalian Inflasi Jelang Akhir Tahun

- Sabtu, 26 November 2022 | 05:39 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim soal keterjangkauan dan ketersediaan pasokan pangan pokok.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim soal keterjangkauan dan ketersediaan pasokan pangan pokok.

Hops.ID - Dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus membahas perkembangan dan strategi kebijakan pengendalian inflasi menghadapi momen tersebut.

Tercatat pada bulan Oktober 2022, inflasi Indonesia berada pada angka 5,71 persen (yoy) atau lebih rendah dibandingkan realisasi bulan September 2022 yang sebesar 5,95 persen (yoy).

Penurunan tingkat inflasi tersebut didorong oleh deflasi komponen Volatile Food (VF) sebesar 7,19 persen (yoy) karena tercukupinya pasokan pangan serta extra effort yang telah dilakukan Pemerintah untuk menekan inflasi pasca penyesuaian BBM.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2022, Amerika Serikat tahan imbang Inggris dengan skor 0-0 dan persaingan grup B memanas

“Pada beberapa komponen yang diatur Pemerintah atau Administered Price (AP) mengalami
inflasi sebesar 0,33 persen (mtm) atau 13,28 persen (yoy) terutama didorong dari kenaikan harga BBM, kemudian inflasi inti tercatat sebesar 3,31 persen (yoy),” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) TPIP dan TPID di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (25/11).

Pembahasan dalam Rakortas TPIP-TPID kali ini difokuskan pada pengendalian inflasi di kawasan Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Hal tersebut mempertimbangkan karakteristik inflasi dan letak kawasan sebagai daerah perbatasan dengan tantangan geografis tersendiri.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2022 Belanda vs Ekuador: La Tri imbangi de Oranje

Kebijakan pengendalian inflasi pada kawasan tersebut difokuskan pada ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi dengan dukungan ketersediaan infrastruktur.

Halaman:

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: Hops.ID

Tags

Artikel Terkait

Terkini