Sikap marah BW saat KPK minta audit ke BPK disorot, pengamat: Padahal tak ada yang salah

- Kamis, 26 Januari 2023 | 11:41 WIB
Bambang Widjojanto. Foto: Ist.
Bambang Widjojanto. Foto: Ist.

Hops.ID – Sikap mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto (BW) terhadap kasus Formula E masih menuai sorotan. Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto menyebut BW memang berada di pihak terduga dan akan melakukan pembelaan.

"Sudah rahasia umum, posisi BW adalah pengacara dari AB (Anies Baswedan). Jadi apa pun akan dilakukan untuk mencegah AB diproses lebih lanjut," kata Hari Purwanto dikutip dari Studi Demokrasi Rakyat, Kamis, 26 Januari 2023.

Menurut Hari, integritas BW sebagai mantan pimpinan KPK perlu dipertanyakan. Sebab, kini ia justru melakukan serangan ke lembaga yang pernah dipegangnya demi meraih simpati publik.

Baca Juga: Intip harga tak wajar aksesoris mungil milik Nagita Slavina, netizen: Kalo UMR Jakarta menangis, gimana Jogja?

"Serangan BW ke KPK ini mirip jurus kunyuk melempar buahnya Wiro Sableng. Apa saja dilontarkan untuk menyerang KPK. Dengan harapan bisa mendelegimitasikan KPK dan menarik simpati publik," kata dia.

"Sayangnya, publik tidak bodoh dan KPK tidak terprovokasi," sambung dia.

Sebelumnya, BW juga sempat melakukan serangan saat KPK meminta audit investigatif ke BPK. Hari menilai hal itu tak layak dilakukan oleh seorang mantan penegak hukum, apalagi di lembaga antirasuah.

"Dia marah saat KPK minta audit khusus ke BPK, pendekar anti korupsi macam apa itu? Tidak ada yang salah dengan meminta audit di level penyelidikan. Malah akan menjadi faktor determinasi apakah kasus akan dididik atau tidak. Kalau ada kerugian negara berarti lanjut, kalau tidak ada yang berarti tinggal dihentikan. Bukankah justru akan memudahkan kliennya."

Baca Juga: Merasa ditipu, cewek Open BO bongkar borok pengacara inisial R: Dia itu…

Kecuali, kata dia, kalau BW menukik keyakinan kalau BPK melakukan audit, pasti akan menemukan kerugian negara.

"Jangan-jangan BW memang kura-kura dalam perahu, sehingga panik dengan upaya audit investigatif," katanya.

Hari mengatakan audit investigatif dari BPK sejatinya akan menjadi ice breaker di KPK dalam kelanjutan kasus tersebut.

"Juga pesan kepada BW, jangan terlalu semangat bela klien. Nanti offside. Masih ingat kan dengan kasus Pelindo?" pungkasnya. ***

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Studi Demokrasi Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini