Hot

Tretan Muslim dulu ngebet jihad: Kalau ada brainwash, mungkin udah ngebom

Selama ini lawakan Tretan Muslim bareng Coki Pardede sering nyerempet isu sensitif seperti agama. Siapa sangka, dulu dia pernah pengin ikut berjihad.

Komika bernama asli Aditya Muslim itu bercerita kepada Daniel Mananta kalau punya niatan pergi ke Palestina. Saat itu, dia baru saja lulus kuliah dan sedang tertarik dengan agama.

Tretan Muslim pengin jihad

Tretan cerita kalau peristiwa yang terjadi di Palestina pada 2009 lalu menggugah hatinya. “Waktu itu saya kepikirannya, Palestina sedang diserang, Islam sedang dihancurkan. Yang baru tahu sekarang itu konfliknya wilayah, politik dan sebagainya,” katanya dalam kanal YouTube Daniel Mananta yang tayang Selasa, 14 September 2021.

Saat itu ketertarikannya untuk jihad dia tunjukkan di profil Facebook. Dia menyukai hal-hal yang berhubungan dengan terorisme dan bahkan menyimpan foto senjata. Alasannya, dia pengin diajak berjihad. “Maksudnya, ‘Ayo ajak aku ke Palestina, aku ingin membantu orang Islam itu.’ Begitu,” katanya.

Saat itu dia tidak paham tentang terorisme, di benaknya hanya pengin membela agama. “Aku tidak menganggap itu teroris atau apa. Bayanganku adalah, Islam itu diserang,” lanjutnya. Apalagi saat itu dia tidak ada kegiatan dan terpikir untuk mati syahid. “Daripada kita nganggur nih, enggak jelas. Mending kita mati syahid.”

Coki Pardede dan Tretan Muslim di YouTube’s Got Talent. Foto: YouTube SkinnyIndonesian24

Tidak dibimbing guru

Ketertarikan Tretan Muslim untuk membela agama tidak mendapat bimbingan yang benar dari seorang guru agama. Saat itu, dia hanya pengin jadi tentara dan pergi jihad demi membela Islam.

Ketika itu dia sedang sangat bersemangat belajar agama dan statusnya sebagai pengangguran. “Masuk surga, straight to heaven enggak ketemu Coki Pardede. Tapi sesempit itu aja. Enggak ada motif apa, enggak ada guru.”

Jika dipikirkan lagi, saat itu tindakannya berisiko. “Sebenernya bahaya jugae nggak ada guru,” ungkapnya. Kalau sampai bertemu oknum yang salah dan jahat, bisa saja Tretan Muslim bertindak nekat. “Tapi mungkin kalau waktu itu ada orang brainwash saya, bisa aja saya ngebom Indonesia. Mungkin, ya,” ungkapnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close