Trending

Trump dan Melania positif covid-19, statusnya pasien berisiko tinggi

Trump dan Melania positif covid-19, kini bersiap jalani karantina.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan istrinya, Melania, dinyatakan positif virus Corona (COVID-19).

Keduanya pun mengabarkan akan menjalani karantina. Dilansir laman Associated Press, Trump mengumumkan soal hasil tesnya itu lewat laman twitternya pada Kamis malam 1 Oktober 2020 waktu AS.

Baca juga: Trump umumkan terapi plasma resmi untuk covid-19, ahli: Jangan asal!

Ia dan sang istri kembali menjalani tes Corona setelah salah satu penasihat dekatnya, Hope Hicks, dinyatakan positif Corona pada Kamis 1 Oktober 2020 waktu setempat.

“Malam ini, @FLOTUS (Melania-red) dan saya dinyatakan positif COVID-19. Kami akan memulai karantina kami dan proses pemulihan segera. Kami akan melalui ini BERSAMA!” tutur Trump.”

Dalam usianya yang 74 tahun, Trump menjadi salah satu pasien dengan risiko tinggi terkena komplikasi serius akibat virus Corona.

Diagnosis positif ini menjadi pukulan besar bagi Trump yang selama ini berusaha meyakinkan publik AS bahwa keburukan pandemi Corona telah terlewati.

Presiden AS Donald Trump. Foto: AP.
Presiden AS Donald Trump. Foto: AP.

Sebelumnya, dalam wawancara via telepon dengan Sean Hannity dari Fox News, Trump mengakui dirinya dan Melania menghabiskan banyak waktu bersama Hicks yang menjadi penasihat dekatnya.

Namun Trump menyebut Hicks selalu memakai masker. Dia menduga Hicks tertular Corona saat berinteraksi dengan pendukung.

Menurut seorang pejabat pemerintahan Trump, Hicks mulai merasakan gejala ringan selama perjalanan pulang dengan pesawat dari kampanye di Minnesota pada Rabu 30 Oktober malam waktu setempat.

Di dalam pesawat, menurut pejabat ini, Hicks dikarantina menjauh dari orang lain. Hasil tes Hicks pada Kamis 1 Oktober waktu setempat dia menyatakan dirinya positif Corona.

Trump sempat remehkan corona di awal pandemi

Seperti yang diketahui Trump pada masa awal pandemi virus corona mengaku kepada seorang jurnalis bahwa ia meremehkan krisis kesehatan meskipun punya bukti bahwa virus itu berbahaya.

“Saya ingin selalu menganggapnya kecil,” kata Trump kepada penulis Bob Woodward pada 19 Maret, beberapa hari setelah dia menyatakan keadaan darurat nasional.

“Saya masih suka menganggapnya kecil, karena saya tidak ingin membuat kepanikan,” ujar Trump.

Sebagaimana melansir laman Antara mengutip dari CNN, Jumat 11 September 2020, menyiarkan wawancara Woodward dengan Trump menyangkut buku barunya, “Rage.”

Presiden asal Partai Republik itu sedang diserang saingannya dari Partai Demokrat, Joe Biden, atas tanggapan pemerintah AS yang lambat terhadap virus corona.

Trump meremehkan krisis selama berbulan-bulan, saat wabah berlangsung dan menyebar ke seluruh negeri.

Dalam percakapan 19 Maret, Trump mengungkap ada beberapa “fakta mengejutkan” yang menunjukkan tingkat risiko, bukan hanya bagi orang tua, lebih tua. Orang muda juga, banyak anak muda. Namun, Trump masih membela dirinya.

“Faktanya, saya adalah pemandu sorak untuk negara ini. Saya mencintai negara kita dan saya tidak ingin orang-orang merasa ketakutan, “Kami telah melakukannya dengan baik dengan standar apa pun,” kata Trump di Gedung Putih.

Menurut wawancara, lapor CNN dan The Washington Post, Trump tahu pada awal Februari bahwa virus itu berbahaya.

Baca juga: Donald Trump bermain fatwa sebut Joe Biden melawan tuhan

“(Virus) itu mengudara,” kata Trump dalam rekaman wawancara 7 Februari dengan Woodward.

“Selalu lebih kuat daripada sentuhan. Kita tidak perlu menyentuh sesuatu. Benar? Tapi udara, kita hanya menghirup udara dan begitulah caranya bisa menular. Jadi, itu sangat rumit. Itu sangat rumit. Juga lebih mematikan daripada flu-flu berat yang kita alami.”

Melania Trump
Melania Trump Photo: Inistagram

Seminggu setelah wawancara itu, Trump mengatakan pada konferensi pers di Gedung Putih bahwa jumlah kasus virus corona AS “dalam beberapa hari akan turun mendekati nol.”

Untuk menyelesaikan penulisan buku itu, Woodward melakukan wawancara selama 18 kali dengan Trump.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close