Trending

Ungkapan kecewa mendalam pendukung Anies: Dia langgar janji kampanye

Gubernur DKI Anies Baswedan kini mulai jadi bulan-bulanan pendukung-nya sendiri. Ini terkait keluarnya izin reklamasi Ancol, yang diteken pada 24 Februari 2020 lalu.

Dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) 237/2020 itu, beleid menyebut terkait pemberian izin perluasan kawasan rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) seluas 35 hektare dan Taman Impian Jaya Ancol seluas 120 hektare.

Baca juga: Tengku Zul: Ada partai kirim kader belajar ke komunis China, ngapain?

Kekecewaanpendukung setidaknya datang dari Relawan Jaringan Warga (Jawara) yang pada Pilgub lalu mendukung habis-habisan Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketika meninjau penyegelan di salah satu pulau reklamasi Teluk Jakarta. Foto: Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketika meninjau penyegelan di salah satu pulau reklamasi Teluk Jakarta. Foto: Antara

Menurut Koordinator Jawara Sanny A. Irsan, kebijakan Anies soal reklamasi pesisir Jakarta sudah meruntuhkan kepercayaan pendukung akan janji kampanye. Sebab, kala itu mantan Menteri Pendidikan tersebut berjanji akan membatalkan proyek reklamasi.

“Pada saat itu kami memilih satu pasang dari tiga pasang, yakni Anies-Sandi, karena mereka mengusung salah satu janji (menghentikan reklamasi) dari 23 janji kampanye,” kata Sanny disitat RMOL, Senin 6 Juli 2020.

Sanny pun berharap agar Anies mencabut Kepgub terkait izin reklamasi di Taman Impian Jaya Ancol dalam waktu dekat sebagai bentuk komitmen pada janji kampanyenya.

“Ini tinggal political will daripada Anies. Apakah dia mau mencabut Kepgub itu atau tidak,” ucapnya. “Karena menurut kami Pak Anies sudah melanggar janji kampanyenya,” katanya.

Daratan muncul dari pengurukan

Sementara itu menurut Sekretaris Daerah DKI Saefullah, lahan perluasan kawasan Ancol sendiri sebenarnya adalah area hasil pengerukan lumpur waduk dan sungai ibu kota yang mengeras.

Diketahui, pengerukan-pengerukan lumpur yang dilakukan sejak 2009 lalu di DKI dan ditaruh di pesisir Ancol sebelas timur dan barat kini membuatnya menjadi daratan karena proses pengerasan.

Usai 11 tahun menumpuk lumpur dari pengerukan 3,4 juta meter kubik, kini menghasilkan daratan seluas 20 hektare. “Daratan dari hasil pengerukan waduk dan sungai itu lantas yang saat ini akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Taman Impian Jaya Ancol dibuka sejak Sabtu, 20 Juni 2020.
Taman Impian Jaya Ancol dibuka sejak Sabtu, 20 Juni 2020. Foto: Instagram

Intinya dia memastikan, perluasan kawasan Ancol berbeda dengan reklamasi Teluk Jakarta.

Di lain pihak, PT Pembangunan Jaya Ancol (PT PJA) mengakui akan melakukan perluasan area. Salah satu proyeksinya adalah membangun masjid apung di atas laut dan pembangunan museum Nabi Muhammad pertama di luar Arab Saudi.

“Seperti penataan area pantai ‘Symphony of The Sea’ yang progress-nya sudah bisa dilihat untuk area stone, pembangunan Masjid Apung, dan lain-lain,” kata Department Head Corporate Communications PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari.

Dalam jangka panjang, PT Pembangunan Jaya Ancol juga bakal membangun wahana laut dan fasilitas meeting, incentive, convention, dan exhibition (MICE) dalam rencana reklamasi tersebut.

Proyek tersebut berbeda dengan proyek jangka pendek pembangunan masjid dan museum Nabi. “(Rencana pengembangan wahana laut dan MICE) terpisah. Dalam masa pandemi ini, kami akan berkonsentrasi pada pengembangan jangka pendek,” kata Rika.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close