Unik

Unik, pria ini gunakan ular sebagai pengganti masker: Social Desis-tancing

Memakai masker dan menjaga jarak menjadi kewajiban disaat pandemi seperti sekarang ini. Biasanya orang mengenakan masker N95, masker medis atau masker kain. Namun bapak satu ini mengejutkan banyak orang dengan menggunakan ular di transportasi umum sebagai pengganti masker.

Kejadian itu terjadi di sebuah bus tujuan Swinton-Manchester, di Inggris. Salah seorang pengendara bus awalnya panik melihat penumpang yang melilitkan ular di tubuhnya sebagai masker. Hal ini pun viral dan sempat diposting oleh Manchester Evening News.

Baca juga: Viral komika ini ‘promosikan’ odading Mang Oleh pakai bahasa Inggris

“Itu benar-benar menghibur,” kata seorang wanita berusia 46 tahun yang tidak disebutkan namanya itu.

Dari video yang beredar nampak ular besar melilit di leher dan bahu bapak-bapak tersebut. Hewan reptil itu melilit separuh wajahnya dan menutupi hidung serta mulut seperti layaknya masker.

Karena aksi yang tidak biasa ini, New York Post menulis tindakan bapak tersebut sebagai ‘social desis-tancing’.

Masker ular. Foto: NYP

Awalnya, penumpang lain mengira itu adalah masker yang funky, namun setelah ular tersebut bergerak ke arah pegangan penumpang, barulah ia menyadari bahwa itu adalah seekor ular.

Untungnya, penumpang lain yang menyaksikan itu tidak terganggu oleh aksi dari ular tersebut. Mereka menganggapnya itu sebagai hiburan semata.

Namun, beberapa sumber berspekulasi bahwa pria itu mengejek aturan pemerintah yang mewajibkan warganya memakai masker.

Perusahaan bus tanggapi serius

Namun demikian, perusahaan bus terkejut dengan laporan adanya pria yang menggunakan ular sebagai masker. Perusahaan mengatakan sangat terkejut dan akan menangani laporan ini dengan sangat serius.

“Keamanan pelanggan dan karyawan kami adalah prioritas utama kami,” kata juru bicara perusahaan bus dikutip dari New York Post pada Rabu 16 September 2020.

Masker ular. Foto: NYP

“Kami berharap semua penumpang kami mematuhi aturan pemerintah tentang mengenakan penutup wajah yang sesuai di transportasi umum,” sambungnya.

Kejadian ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya terdapat orang yang juga mengenakan pakaian anti-COVID yang tidak umum di publik.

Ada yang pernah memakai payung hingga kulit jeruk untuk menjaga jarak dari orang lain dan menghindari tertular dari COVID-19.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close