50+ Quotes kata-kata bijak Pramoedya Ananta Toer penuh makna hidup

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 16:31 WIB
Pramoedya Ananta Toer. Foto: Ist
Pramoedya Ananta Toer. Foto: Ist




-
Pramoedya Ananta Toer. Foto: Ist | Quotes kata-kata bijak Pramoedya Ananta Toer penuh makna hidup




Dia juga bekerja sebagai dosen di Fakultas Sastra Universitas Res Publika, Jakarta, sebagai dosen Akademi Jurnalistik Dr. Abdul Rivai. Meletusnya gerakan 30 September 1965 (Gestapu/PKI) menghadirkan kenangan pahit dalam kehidupan Pramoedya Ananta Toer.





Pada penangkapan yang dilakukan oleh gerombolan pemuda bertopeng tanggal 13 Oktober 1965, ia mendapatkan penghinaan dan perlakuan yang kejam.





Pendengarannya rusak karena dipukul dengan tommygun pada bagian kepalanya. Setelah itu, ia dipenjarakan di Tangerang, Salemba, Cilacap, dan selama sepuluh tahun ia hidup dalam pengasingan di Pulau Buru. Selepas dari pengasingan di Pulau Buru, Pram menghasilkan beberapa buku yang pada umumnya dilarang oleh Kejaksaan Agung.





Namun, di luar negeri buku-buku itu terbit dan beredar luas. Bahkan, buku-buku tersebut diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan Belanda. Buku-buku yang dilarang ialah Bumi Manusia (1980), Anak Semua Bangsa (1980), Jejak Langkah (1985), Rumah Kaca (1988), Nyanyi Sunyi Seorang Bisu I (1995) II (1996), Arus Balik (1995), Arok Dedes (1999), dan Larasati (2000).





Beberapa tahun terakhir ini sejumlah buku Pramoedya Ananta Toer yang semula dilarang beredar oleh Kejaksaan Agung diterbitkan kembali oleh penerbit Hasta Mitra.

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa - Hops.ID

Tags

Terkini

Intuisi itu apa sih? Yuk cari tahu!

Senin, 28 November 2022 | 07:01 WIB

Nggak kepingin jatuh miskin, coba deh tiru 4 langkah ini

Minggu, 27 November 2022 | 20:06 WIB