Bikin haru, viral video anak kecil kumandangkan adzan di Masjidil Haram, dari segi hukum sah atau tidak?

- Kamis, 26 Mei 2022 | 10:55 WIB
Anak kumandangkan adzan di Masjidil Haram (Tangkapan layar YouTube Ayatuna Ambassador)
Anak kumandangkan adzan di Masjidil Haram (Tangkapan layar YouTube Ayatuna Ambassador)

Hops.ID – Beberapa waktu ini ada sebuah video viral yang memperlihatkan seorang anak kecil yang tengah mengumandangkan adzan di Masjidil Haram.

Saat melantunkan adzan, tak disangka kalau suara dari anak kecil itu begtu merdu hingga membuat jamaah di Masjidil Haram menjadi haru disetai rasa kagum.

Dalam video viral tersebut, terlihat anak kecil itu tengah digendong oleh seorang lelaki paruh baya ketika mengumandangkan adzan di Masjidil Haram. Mengenai kisah selengkapnya, simak ulasan ini.

Baca Juga: Alshad Ahmad mesra sama Tiara Andini, Gya Sadiqah ungkap syarat untuk jadi adik ipar: Harus yang...

Tidak hanya membuat haru saja, banyak pula jamaah yang kemudian mengacungkan ponsel pribadinya, diduga hendak merekam sekaligus mengabadikan anak tersebut.

Dilansir dari kanal YouTube Ayatuna Ambassador, anak itu terus melantunkan adzan hingga tuntas.

Ia mengumandangkan adzan sembari dikelilingi oleh jamaah yang memperhatikan keindahan dari suaranya itu.

Baca Juga: 2 Artis ini ngaku tak takut neraka, Buya Yahya: Celaka, bisa keluar dari iman

Banyak warganet yang ikut terbawa suasana haru usai menonton video viral itu hingga mendoakan agar kelak anak tersebut dapat tumbuh menjadi seorang pemimpin.

Anak kecil kumandangkan adzan, apakah sah?

Masih berkaitan dengan video viral pada ulasan di atas, menurut Ustaz Muhammad Ajib, adzan yang dikumandangkan sah jika telah memenuhi syarat tertetu.

Baca Juga: Akui belum bertemu Angelina Sondakh, Reza Artamevia: Saya nggak suka kalau...

“Tidak sah kalau anak kecil yang belum mumayyiz, jadi syarat adzan itu kalaupun mau anak kecil, syaratnya dia harus mumayyiz,” ungkapnya, dikutip Hops.ID melalui kanal YouTube Rumah Fiqih pada Kamis, 26 Mei 2022.

“Mumayiz yaitu sudah bisa membedakan ini baik ini buruk, dia tahu lafadz adzan dan seterusnya. Kalau anak kecil itu mumayyiz, dia bisa melafadzkan adzan dengan benar, maka adzannya kita anggap sebagai adzan yang sah,” sambungnya.

Halaman:

Editor: Nada Shofura Faradyana

Sumber: YouTube Rumah Fiqih, YouTube Ayatuna Ambassador

Tags

Artikel Terkait

Terkini