Ganjar Pranowo beberkan sejumlah alasan orang percaya dukun, salah satunya karena kemiskinan

- Sabtu, 4 Juni 2022 | 17:27 WIB
Ganjar Pranowo mengeluhkan masyarakat saat ini yang lebih percaya kepada dukun daripada dokter spesialis.  (Foto: @ganjar_pranowo)
Ganjar Pranowo mengeluhkan masyarakat saat ini yang lebih percaya kepada dukun daripada dokter spesialis. (Foto: @ganjar_pranowo)

  

Hops.ID - Di tengah dunia yang kini semakin canggih, paradigma masyarakat kebanyakan nampak belum beranjak. Belum semua masyarakat mau menggunakan kemajuan sains untuk urusan penting, salah satunya, misal kesehatan. 

Masih banyak masyarakat saat ini yang lebih percaya kepada dukun daripada dokter spesialis. Hal ini pula yang dikeluhkan Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah.

“Seperti misalnya ada yang patah tulang, banyak yang lebih percaya dukun dengan metode sangkal putungnya dibandingkan dengan dokter spesialis yang ahli. Ini kondisi yang sampai sekarang masih terjadi di masyarakat kita,” ujar Ganjar Pranowo dilansir Hops.ID dari laman resmi Jatengprov pada Sabtu 4 Juni 2022.

Baca Juga: Ilmuwan terkemuka AS: Manusia tidak akan selamat dari krisis iklim

Menurutnya, ada banyak faktor yang menjadi penyebab dasar hal itu bisa terjadi. Selain karena faktor historis, kepercayaan masyarakat terhadap dukun juga bisa disebabkan oleh faktor ekonomi.

“Kan orang mikirnya kalau harus operasi patah tulang mahal, atau takut dioperasi, dan macem-macem lah. Permasalahan-permasalahan seperti ini harus dicarikan solusinya,” katanya lagi.

Belum lagi tersandung minimnya SDM yang, mungkin karena mahalnya biaya pendidikan yang harus dijalani, jadi menyebabkan sepi peminat.

Baca Juga: Mantan Pimpinan PBB: Kebijakan negara-negara saat ini sangat menentukan datangnya bencana krisis iklim

“Padahal, dengan jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 250 juta jiwa ini, idealnya harus ada 3.500 (orang) lebih dokter spesialis,” kata dia.

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: The Conversation, Jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik lagu Deritaku - David Bayu eks Naif

Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:27 WIB