Kenali kratom yang disebut narkotika oleh BNN, punya khasiat baik bagi tubuh dan keuntungan ekonomi tinggi

- Senin, 20 Juni 2022 | 16:04 WIB
Daun dari tanaman kratom yang dikeringkan menjadi bahan seduhan teh yang dapat menenangkan bagi tubuh (Wikimedia Commons/Coaster420)
Daun dari tanaman kratom yang dikeringkan menjadi bahan seduhan teh yang dapat menenangkan bagi tubuh (Wikimedia Commons/Coaster420)

Baca Juga: Pengamat usulkan NasDem tak usung Anies Baswedan di Pilpres 2024 karena ini, ada kaitannya dengan agama

Harga pasar dari tanaman kratom cukup beragam mulai dari Rp6000-8000/kg untuk daun basah, Rp18.000-26.000/kg untuk remahan, dan Rp40.000-45.000/kg untuk bubuk halus.

Harga jual pasaran tanaman kratom bisa lebih tinggi jika dijual ke luar negeri yang harganya bisa menyentuh di Rp100.000/kg.

Dengan harga jual ke luar negeri yang lebih tinggi ketimbang dalam negeri, banyak petani memilih untuk memasarkannya ke luar Indonesia.

Baca Juga: Mengingat kejadian mengenaskan 18 tahun lalu, Tragedi Paiton tewaskan 54 penumpang terpanggang api

Larangan tanaman kratom sebagai salah satu dari jenis narkotika telah diadaptasi di beberapa negara khususnya Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia dan Myanmar.

Untuk Thailand, sebelumnya mereka membuat larangan untuk pelegalan ganja bagi konsumsi umum, namun saat ini pemerintah gajah putih tersebut memberikan lampu hijau bagi salah satu jenis narkotika itu. ***

Artikel pernah ditayangkan oleh beritadiy, jaringan PikiranRakyat.com dengan judul 'Apa Itu Kratom yang Dilarang oleh BNN ? Kenali Manfaatnya Bagi Kesehatan dan Efek Samping yang Mirip Narkoba'

Halaman:

Editor: Alfiyah Rizzy Afdiquni

Sumber: beritadiy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Intuisi itu apa sih? Yuk cari tahu!

Senin, 28 November 2022 | 07:01 WIB

Nggak kepingin jatuh miskin, coba deh tiru 4 langkah ini

Minggu, 27 November 2022 | 20:06 WIB