Restoran terapung Hongkong tenggelam di Laut China Selatan, ini penyebabnya

- Rabu, 22 Juni 2022 | 15:59 WIB
Ilustrasi restoran terapung Hongkong tenggelam di Laut China Selatan (Twitter @Stand_with_HK)
Ilustrasi restoran terapung Hongkong tenggelam di Laut China Selatan (Twitter @Stand_with_HK)

Hops.ID - Restoran Jumbo Floating Hongkong diketahui tenggelam di Laut China Selatan. Jumbo Kingdom yang merupakan kapal berlantai tiga.

Kapal tersebut tenggelam saat sedang melakukan perjalanan yang lokasinya dirahasiakan di dekat Kepulauan Paracel, Laut China Selatan karena cuaca buruk pada hari Sabtu, 18 Juni 2022.

Menurut Aberdeen Restaurant Enterprises, kedalaman air di tempat kejadiaan lebih dari 1000 meter sehingga dilakukan penyelamatan.

“Air masuk ke dalam kapal ketika melewati Kepulauan Paracel, Laut China Selatan, perusahaan bertanggung jawab untuk menyelamatkan kapal tapi kapal itu terbalik pada hari Minggu, 19 Juni 2022,” kata Aberdeen Restaurant Enterprises.

Baca Juga: Tercengang, begini reaksi Kery Astina ketika tahu harga replika gitar Bobby Kool Superman Is Dead milik Aigo

Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan para kru yang bekerja di kapal juga tidak mengalami luka.

Restoran terapung di Hongkong ini telah menjadi tempat ikonik negara tersebut selama hampir 50 tahun.

“Kami sangat sedih terhadap insiden yang terjadi tapi tidak ada anggota awak kapal yang terluka,” ujar Aberdeen Restaurant Enterprises  dikutip Hops.ID dari NDTV pada 22 Juni 2022.

Restoran ini dibuka pada tahun 1976 dengan gaya khas Kekaisaran China kasino oleh Stanley Ho dengan biaya HK$30 juta atau Rp 56.794.800.000. Pengunjung bisa mengujungi restoran ini dengan menaiki kapal feri dari dermaga terdekat.

Halaman:

Editor: Alfiyah Rizzy Afdiquni

Sumber: Malay Mail, NDTV

Tags

Artikel Terkait

Terkini