Puluhan orang diduga korban perbudakan migran tewas dalam kondisi mengerikan di Amerika Serikat

- Selasa, 28 Juni 2022 | 17:18 WIB
Ilustrasi Puluhan orang korban perbudakan migran tewas dalam kondisi mengerikan di Amerika Serikat (Unsplash/Nate Isaac)
Ilustrasi Puluhan orang korban perbudakan migran tewas dalam kondisi mengerikan di Amerika Serikat (Unsplash/Nate Isaac)

Hops.ID - Sedikitnya 46 orang ditemukan tewas di dalam truk di San Antonio, Texas. Hal ini disebut sebagai upaya penyelundupan manusia di perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko.

Kepala Pemadam Kebakaran San Antonio Charles Hood mengatakan 16 korban lainnya, yang ditemukan pada hari Senin, segera diangkut ke rumah sakit karena kepanasan dan kelelahan. Di dalamnya termasuk empat anak di bawah umur.

“Pasien yang kami tangani terasa panas saat disentuh. Mereka menderita heat stroke, heat exhaustion. Tidak ada air di dalam kendaraan,” kata Charles Hood, dilansir Hops.ID dari laman Al Jazeera, Selasa 28 Juni 2022.

Baca Juga: Serikat SINDIKASI tuntut Holywings tanggung jawab atas nasib pekerjanya

“Itu adalah truk berpendingin, tetapi tidak ada unit pendingin udara [AC] yang terlihat di dalam itu,” katanya lagi.

Sementara Kepala Polisi William McManus mengatakan, mulanya hal tersebut diketahui seorang pekerja yang teriak minta tolong.

Kemudian, pada jam 6 sore pada hari Senin (23:00 GMT), petugas menemukan pintu peti kemas terbuka sebagian, lalu melihat ke dalam, dan menemukan sejumlah mayat.

Baca Juga: Ternyata ini alasan Hamish Daud ajak masyarakat untuk mulai peduli isu lingkungan

Kendaraan itu ditemukan di sebelah rel kereta api di daerah terpencil di pinggiran selatan kota. Pihak kepolisian, McManus, mengatakan tiga orang ditahan atas insiden tersebut.

Halaman:

Editor: Alfiyah Rizzy Afdiquni

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik lagu We, First - ALICE

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:23 WIB