Siput tanah pemakan beton raksasa memicu karantina di Florida bisa sebabkan meningitis

- Senin, 4 Juli 2022 | 16:26 WIB
Siput dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia. (Pixabay Alexas_Fotos)
Siput dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia. (Pixabay Alexas_Fotos)

Karantina wilayah telah mulai dilakukan sejak 25 Juni 2022 dan mencegah penduduk untuk memegang siput atau barang yang tersentuh siput serta tanaman dan tanah.

Penduduk yang melihat siput tanah raksasa Afrika disarankan untuk menghubungi hotline FDAS sesera mungkin dan menghindari menyentuh siput tanpa sarung tangan karena adanya risiko terkena meningitis.

Menurut Chitty, FDACS memiliki rencana untuk memberantas populasi siput ini di Pasco County menggunakan pestisida metaldehida untuk merawat tanah.

“Penggunaaan pestisida metaldehida bertujuan untuk membasmi tikus dan menjadi proses yang komprehensif dan ekstensi,” ujar Chitty.

 Baca Juga: Sultan abis! Nagita Slavina borong barang branded untuk karyawan pakai mobil Rolls Royce

Ini bukan pertama kalinya Florida menangani siput tanah raksasa Afrika karena pada 2011 populasi siput ini telah ditemukan di Miami Dade County.

Dan pada 2021 populasinya telah diberantas hingga akhirnya kembali muncul pada  2022.

Sementara itu siput di Miami Dade County memiliki kulit berwarna abu-abu dan Pasco County memiliki warna kulit putih.***

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: aa.com.ter.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik lagu My Satisfaction - IVE

Jumat, 30 September 2022 | 19:49 WIB