Mengenal Death Knock, praktik jurnalisme yang dilakukan Najwa Shihab saat interview Ridwan Kamil

- Selasa, 12 Juli 2022 | 11:08 WIB
Ridwan Kamil dan Atalia berbagi kisah mengenai kepergian Eril untuk pertama kalinya kepada Najwa Shihab/Tangkapan layar YouTube Najwa Shihab/6 Juli 2022 /
Ridwan Kamil dan Atalia berbagi kisah mengenai kepergian Eril untuk pertama kalinya kepada Najwa Shihab/Tangkapan layar YouTube Najwa Shihab/6 Juli 2022 /

Hops.ID - Jurnalis dan pendiri Narasi, Najwa Shihab baru-baru ini mendatangi kediaman Ridwan Kamil dan Atalia Praratya untuk mengadakan interview terkait meninggalnya Eril Mumtaz di Swiss, beberapa waktu lalu. Praktik jurnalisme tersebut dikenal dengan istilah Death Knock.

Menurut laman Oxford Reference, dikutip Hops.ID pada Selasa 12 Juli 2022, istilah Death Knock mengacu pada praktik wawancara keluarga, kerabat, dan orang terdekat dari mereka yang baru saja berpulang. Sebelum melakukan tugas tersebut, wartawan tentu diharuskan 'mengetuk pintu', maka terbentuklah istilah tersebut.

Baca Juga: Ridwan Kamil hajikan Almarhum Eril, Atalia Praratya beri pesan menyentuh

Atalia Praratya Menangis Usai Dirinya Menceritakan Kisah Eril di Mata Najwa ( Tangkapan Layar YouTube Najwa Shihab)

Pada wawancara yang menguras emosi itu, Ridwan Kamil dan Atalia mengaku, Najwa Shihab merupakan sosok pertama yang mewawancarainya di rumah usai kematian putranya.

"Terima kasih sudah membuka rumah, membuka hati untuk Mata Najwa," ujar Najwa sebelum memulai tanya-jawab.

"Sama-sama, ini pertama kali kami membuka diri setelah sekian waktu dalam waktu berduka," jawab Ridwan Kamil.

Melalui laman Narasi, tim Mata Najwa menjelaskan, praktik Death Knock pada mulanya, bahkan hingga kini, banyak menuai kritik lantaran kerap tak diimbuhi penghargaan atas suasana berkabung, sehingga bermasalah secara etik. Apalagi bila dieksekusi dengan persiapan teknis yang tak mengutamakan empati.

Ridwan kamil bercerita saat pertama kali melihat jasad Eril./Tangkap layar Yotube Najwa Shihab

Halaman:

Editor: Septian Farhan Nurhuda

Sumber: Narasi Newsroom, Mata Najwa, Oxford Reference

Tags

Terkini