Bolehkah lakukan puasa sunnah saat belum mengganti puasa ramadhan? Ini jawaban Buya Yahya

Wefni Azlen
- Kamis, 6 Oktober 2022 | 06:01 WIB
Buya Yahya (Foto: Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV)
Buya Yahya (Foto: Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV)

Hops.ID - Buya Yahya menjawab. Itulah salah satu segmen dari channel youtube Al-Bahjah TV yang bisa menjadi andalan warganet untuk mempertanyakan persoalan hidupnya yang berkaitan dengan ‘agama.’ 

Dalam segmen tersebut, Buya Yahya sang tokoh utama mensyaratkan para penelpon untuk bershalawat sebagai pasword sebelum bertanya.

Berbagai macam pertanyaan telah tertuju kepada Buya, mulai tentang shalat, zakat, puasa, haji, dan lainnya. Semua pertanyaan pun mampu terjawab oleh Buya Yahya dengan jelas, sehingga membuat para penanya merasa puas dengan jawaban tersebut.

 Baca Juga: Misteri hantu cekik yang pernah meneror masyarakat Demak hingga pernah menculik nenek-nenek

Dalam sebuah kesempatan, sang pendiri pondok pesantren Al-Bahjah itu pun mendapati pertanyaan dari seorang penelpon wanita. Dilansir Hops. ID dari channel youtube Al-Bahjah TV, berikut pertanyaan penelpon.

“Buya, saya mau bertanya mengenai puasa syawal. Apakah kalau belum membayar puasa wajib bulan ramadhan, itu tidak boleh melakukan puasa sunnah syawal, harus mengqadha dulu. Itu bagaimana buya ?,” tanya penelpon.

“Puasa syawal hukumnya adalah sunnah, dan membayar hutang adalah wajib. Sekarang hutangnya dilihat, kalau orang tersebut punya hutang puasa ramadhan karena bandel, bandel itu maksudnya disuruh puasa tapi tidak mau, bukan karena udzur, maka karena bandel, maka dia harus segera membayar spontan, artinya harus segera diqadha. Tidak diperkenankan bahkan haram jika ia berpuasa sunah,” Jawab Buya Yahya.

 Baca Juga: INDEF: Kebijakan satu peta percepat pemulihan ekonomi

Kata ‘bandel’ yang dimaksud Buya adalah sengaja membatalkan puasa karena malas berpuasa atau hal-hal sengaja lainnya diluar udzur syar'I.

Halaman:

Editor: Wefni Azlen

Sumber: YouTube Al-Bahjah TV

Tags

Terkini