Pengalaman horor YouTuber Indonesia di sebuah homestay, setiap malam diganggu sampai dikira indigo

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 06:15 WIB


Hops.ID - YouTuber asal Indonesia menceritakan pengalaman horornya saat ia mencari pengungsian saat awal maraknya penularan covid-19 tahun 2020.

Hirotada Radifan dalam YouTube channelnya, setelah membagikan cerita dari kiriman email pengalaman horor penontonnya. Ia menambahkan durasi berupa pengalaman pribadinya yang juga memiliki pengalaman yang mirip dengan apa yang jadi topiknya saat itu.

Hirotada berceritanya, saat itu ia sedang menyewa homestay selama 10 hari dan sudah dibayar full. Mengingat beberapa homestay menyisakan satu kamar lagi, dan tak ingin sampai tak kebagian kamar,  ia pun langsung bayar lunas.

Baca Juga: Pengalaman mistis mahasiswi saat pelajari tari Sintren, seorang teman kerasukan dan terpaksa dinikahkan

Homestay semi apartemen itu memiliki fasilitas yang mumpuni seperti ruang tidur, meja makan, TV, dapur, juga toilet.

Ia menyewa homestay dalam beberapa hari kedepan karena rumahnya sedang dalam tahap renovasi, selain itu salah satu keluarganya juga terkena virus covid-19. Sengaja ia cari homestay yang tidak terlalu jauh dari rumah lewat sebuah aplikasi.

Memesan kamar model studio, Hirotada mendapat kamar yang lebih luas di lantai 4. Interior modern minimalis bikin image nyaman, selain memang kamar itu juga tampak bersih. Sayang, akses ke setiap lantainya masih pakai tangga.

Baca Juga: Lebih murah daripada deterjen bermerek. Begini cara buat sabun dan detergen alami dari buah lerak

Tak ada kesan horor, Hirotada datang disambut dengan parkiran yang ramai dengan mobil bagus seperti Range Rover, BMW, Mini Cooper, dan lainnya. Cukup prestige untuk penginapan yang bukan hotel.

Datang dengan mobil taksi online, Hirotada harus ngos-ngosan menuju kamarnya yang berada di lantai 4 dengan koper di tangannya.

Kamar upgraid dengan view balkon pohon yang tinggi dari kebun sebelah kawasan hotel. Saat siang hari, kamar terasa luas dan lega sampai ia bisa bikin video untuk channelnya.

Terbiasa menceritakan cerita horor, Hirotada sempat berprasangka buruk soal kebun depan balkon dengan pohon pohon yang tinggi tersebut.

Baca Juga: Cerita hantu anak berbaju merah misterius di Taiwan yang ikut mendaki, seluruh anggota keluarga meninggal

Memang terkesan eksotis untuk beberapa orang, kalau sudah malam bisa saja menampakan atmosfer yang berbeda.

Tak terasa, hari itu cepat berlalu. Maghrib tiba, benar saja suasana kamar terasa berbeda saat siang hari, terlanjur pesan untuk 10 hari kedepan, Hirotada pasrah.

Setelah shalat maghrib, perasaannya makin tidak enak, mencoba untuk berpikir positif, Hirotada mencoba mengedit video di meja makan setelah siangnya ia syuting.

Selesai sampai jam 11, ia memaksakan diri untuk tidur, khawatir diganggu kalau tidur terlalu malam. Terlebih ada sudut dapur yang terhalang meja makan sehingga tak terjangkau mata, bikin parno.

Baca Juga: 85 Lebih kata mutiara mahfudzot populer tentang hikmah dan falsafah hidup, bisa dibuat poster motivasi.

Selama tidur, ia tak bermimpi apapun, tapi tiba tiba terbangun dalam keadaan sesak, deg degan dan badan gemetar tanpa sebab.

Sewaktu mengecek ponsel, waktu menunjukan jam 3 pagi.
"Kenapa sih, harus jam 3 pagi" keluhnya.
Tak lama berselang, bau bunga melati campur pandan melintas persis dekat hidung.

Selain itu, ujung kaki juga terasa panas. Kondisi badan masih kaget ditambah hal hal diluar nalar bikin pikiran gak karuan, terlebih posisinya yang berada di lantai 4. Tak bisa berbuat banyak.

Tidak membawa kendaraan pribadi, pergi ke luar juga bukan solusi. Diam mematung, hujan gerimis terdengar di balik jendela.

Baca Juga: 10 Cerita pendek untuk anak: Fabel dan kisah penuh hikmah lainnya

Hirotada mencoba terjaga sambil terus membaca doa hingga cahaya matahari naik menembus sela sela gorden kamarnya.

Setelah dirasa aman dan bisa tenang, akhirnya Hirotada tidur hingga bangun lagi pukul 12 siang dan bisa beraktifitas seperti biasanya.

Meski begitu, jika tiba waktu malam, Hirotada bingung. Sebab bagaimana jika hal tak terduga terjadi lagi seperti malam sebelumnya.

Malam kedua, sebab tahu pada malam sebelumnya sempat diganggu, Hirotada seakan berbicara kepada makhluk yang berada di situ untuk tidak mengganggu lagi.

"Assalamualaikum numpang numpang Bentar ya di sini kita jangan ganggu" katanya.

Baca Juga: 6 Film sejarah perang muslim, dari lahirnya Nabi Muhammad SAW sampai penaklukan Konstantinopel

Sempat ia berpikir, jangan sampai malam ini tiba tiba mati lampu, sebab kemarin saja bingung harus bagaimana.

Tiba waktu maghrib, Hirotada melaksanakan shalat. Sehabis mengucapkan salam. Tiba-tiba lampu mati.

"Yailah, masa iya beneran mati lampu." ucapnya.

Menilik sifatnya yang selalu waspada dan parno-an, Hirotada sebenarnya sudah membawa lampu emergency di kopernya. Meski begitu, ia tetap saja kesal dengan kejadian yang sama seperti perkiraannya tadi.

Baca Juga: Kuis seru soal keuangan, cari tahu apakah finansial baik-baik saja dan bagaimana caramu kelola uang

Menghadapi situasi itu, sebenarnya ia tak mau lagi berasumsi, tapi apalah kata. Pikirannya tak bisa dibendung.

"Awas aja ya, kalau kamar gua doang yang mati" lagi ia tak bisa menahan pikirannya.

Meski kamarnya sudah terang benderang oleh lampu emergency, tetap saja ia penasaran. Ditengoklah ke luar untuk memastikan prasangkanya.

Benar saja, rasanya bukan ketidaksengajaan. melihat hanya lampu kamarnya lah yang gelap. Saat menengok ke lorong pun, lampu lampu kamar tetangga menyala semua.

Baca Juga: Tes 120 pertanyaan ini bisa cerminkan kepribadian seseorang

Untuk masih jam setelah 7 saat itu. Akhirnya ia turun ke bawah untuk komplain ke pihak homestay. Karena jatuhnya ini bukan hotel, sehingga tak mungkin ada lobby, ia mencoba lapor ke satpam yang ia temui.

"Pak, listrik saya mati" keluhnya.

Respon satpam tak percaya, karena menurut dia tak mungkin ada pemadaman listrik yang hanya dilakukan di satu kamar saja.

Tapi melihat Hirotada maghrib-maghrib membawa lampu emergency dari lantai 4 ke bawah, rasanya kurang kerjaan juga kalau berniat berbohong.

Baca Juga: Poster Hari Tani Nasional yang diunggah Jokowi undang respons netizen, simak 7 hal kocak ini

Ketika satpam mencoba ngecek meteran, tak sangka meterannya tidak turun, yang artinya tak mungkin tak ada aliran listrik ke kamar yang ditempati Hirotada.

Hirotada pun diminta untuk menunggu di bawah, setelah sekitar 20 menitan, akhirnya lampu katanya sudah kembali nyala.

Seorang petugas homestay yang sebelumnya pernah mengantarkan Hirotada ke kamarnya mengatakan kalau nanti lampu kembali padam, ia langsung menghubunginya saja.

Akhirnya malam itu Hirotada bergadang tak bisa tidur, hingga akhirnya waktu subuh tiba. Entah mengapa, nuansa siang dan malam di kamar itu sangat tampak berbeda.

Halaman:

Editor: Wefni Azlen

Sumber: YouTube Hirotada Radifan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik lagu Bila Nanti - Nabila Maharani

Minggu, 4 Desember 2022 | 10:24 WIB