Trending

Ustaz A ditembak OTK, paranormal jebolan ponpes suka tolong orang

Seorang ustaz A ditembak orang tak dikenal (OTK) terjadi di Kelurahan Kunciran Kecamatan Pinang Kota Tangerang. peristiwa tersebut terjadi saat korban selesai shalat Magrib dan akan menuju ke rumahnya.

Sebagai korban penembakan OTK, Ustaz A kini menjadi sosok yang hanya bisa dikenang para tetangganya. Korban di mata para tetangga sering membantu orang yang membutuhkan pengobatan, profesi korban memang dikenal membuka pengobatan alternatif.

Hal tersebut diungkap Ketua rukun warga 05 Ahmad Mangku, yang juga menilai jika korban merupakan orang baik yang juga tokoh agama di lingkungannya, selain itu korban juga menjadi Ketua Majelis Taklim Jami’l Nurul Yaqin untuk pria.

Lokasi penembakan Ustaz A
Lokasi penembakan Ustaz A Foto: Info cileduq

“Korban dikenal sebagai  paranormal suka bantu orang kayak yang kurang sehat,” ujar Ahmad seperti dikutip Hops.id dari  CNNIndonesia.com di rumah duka, Minggu 19 September 2021.

Kemampuannya dalam bidang pengobatan alternatif diketahui dari keterangan ketua RW, ditekuni korban sejak masih lajang. Ia mengatakan korban sempat mengenyam pendidikan di pondok pesantren Yogyakarta.

Diluar profesi yang diketahuinya Ahmad mengaku tidak mengetahui persis apakah korban memiliki musuh atau tidak. Karena sejak pandemi covid-19, pengobatan alternatif yang dijalankan korban sudah sepi.

Penembakan Ustaz A di Tangerang
Penembakan Ustaz A di Tangerang Foto: Ist

Belakangan korban juga diketahui sering mengeluhkan adanya penyakit asam lambung yang di deritanya.

“Saya kurang tahu [punya musuh atau tidak] karena itu, kan internal dia, tapi yang jelas ngeluh setelah corona ini tamu enggak ada, tambah lagi 9 bulan terakhir sakit lambung, kondisi begini ekonomi lagi menurun,” ungkapnya.

Kesaksaksian kakak ustaz ditembak di Tangerang

Dari keterangan Santos kakak korban juga tidak menemui adanya dugaan kuat atas motif penembakan yang dilakukan orang tak dikenal tersebut. Menurut sang kakak, jika korban merupakan adik yang cukup dekat dengan dirinya.

Sebelum tewas, Santos mengungkap jika dirinya sangat ingin bertemu dengan adikanya, namun rencana tersebut selalu tak tercapai karena berhalangan.

“Kalau saya jarang ketemu setahun sekali. Pas kemarin saya mau ketemu ada halangan, dia paling dekat sama saya. Kalau ada masalah apapun, sekecil apapun ngomong. Karena saya dapet kabar jam 9 kirain saya ada masalah apa,” katanya.

Ilustrasi penembakan. Foto: Suara.
Ilustrasi penembakan. Foto: Suara.

“Orangnya baik sama warga sama masyarakat,” imbuh Santos.

A tewas ditembak oleh orang tak dikenal pada Sabtu (18/9) sore. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebut Ustaz A ditembak setelah menunaikan Salat Maghrib. Polisi masih memburu pelaku penembakan.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close