Hot

Pilih-pilih pendonor darah, Ustaz Yusuf Mansur sudah sehat dan bagikan tips ini

Ustaz Yusuf Mansur beberapa waktu lalu menarik perhatian lantaran dilarikan ke rumah sakit karena hemoglobinnya rendah. Kemudian, Yusuf Mansur juga menjadi sorotan lantaran hanya ingin mendapat donor darah dari penghafal Alquran.

Hal itu yang kemudian menuai kontroversi di media sosial. Banyak warganet menyebut Ustaz Yusuf Mansur sombong karena pilih-pilih dalam mencari pendonor darah untuk kesehatannya.

Kini, usai menjalani perawatan, Yusuf Mansur mengaku sudah sehat. Hal itu disampaikan lewat akun Instagram miliknya. Dalam unggahan yang dibagikan, Yusuf Mansur nampak sedang berada di depan meja makan. Dia mengatakan, itu merupakan jamuan makan malam saat ia berada di Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

saya dah sehat… ini “dah” jamuan makan malam di amerika, hehehe. malam saya makan tuh. sakti ga… hahaha. mksh doa2nya yaaa… makasih ji reza koleksi fotonya. tar ke amerika lagi, tapi ga usah sama rika lagi. masa ame rika trs… ame siapa keq. yg lain… ame situ? mau? hehehe,” tulis Yusuf Mansur dikutip Minggu, 25 Juli 2021.

Usai sembuh dari penyakit yang dideritanya, Yusuf Mansur tidak membagikan tips soal kesehatan. Ia justru membagikan tips bagaimana agar seseorang bisa pergi ke luar negeri.

Ustaz Yusuf Mansur. Foto: Instagram Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur. Foto: Instagram Yusuf Mansur.

Kata dia, untuk seseorang bisa keliling Indonesia atau bahkan luar negeri, caranya mudah. Kuncinya hanya tiga, katanya, yaitu afirmasi, visualisasi dan imajinasi.

Buat bs keliling indonesia dan manca negara, gampang… kuncinya afirmasi… doa… visualisasi. imajinasi. kuatin di sini. biar ga sia2, bawa ke doa. jadiin doa. kawal sama SIT dan AYM4Surah,” tulisnya.

Kemudian, ia juga menyebut bahwa untuk bisa membangun visualisasi dan imajinasi tentang suatu tempat, saat ini bisa dilakukan dengan mudah karena banyaknya konten di internet.

Dan harusnya skrg ga sulit membangun visualisasi dan imajinasi. sbb dah banyak youtube, film, tayangan2 luar negeri… dulu kan zaman saya, cuma bahasa tutur,” tutur Yusuf Mansur.

kenapa juga misalnya, S2 baru pada keluar2 negeri? sbb di saat S1, banyak diajar sama dosen2 yg suka cerita soal luar negeri. lalu ada yg terbawa suasana. kemudian ga sadar, mengafirmasikan, memvisualkan, mengimajinasikan, bs ke luar negeri seperti dosennya. jadilah kemudian S1 di sana. atau keremu kwn2 yg cerita abis dari kerja kontrak, di luar negeri. cerita2 menginspirasi. nyetrum,” lanjutnya.

Ustaz Yusuf Mansur. Foto: Instagram @yusufmansurnew
Ustaz Yusuf Mansur. Foto: Instagram @yusufmansurnew

Maka itu, Yusuf Mansur pun mengatakan menerapkan hal itu di pesantrennya. Dia menjelaskan, anak-anak di pesantrennya diajak untuk bermimpi dan memiliki impian yang tinggi.

makanya di Daqu, di Darman, dibangun gini2… bahkan sejak Shigor (Pesantren tingkat SD) di Daqu… Di mana anak2 diajak u/ bermimpi… punya impian.. diperkenalkan bukan enaknya aja masuk PTN, perguruan tinggi negeri… tapi dibawa menjadi rektornya… enaknya menjadi rektornya… sekalian jadi menterinya… atau presidennya” urai Yusuf Mansur.

Selain itu, Yusuf Mansur juga mengatakan anak-anak di pesantrennya diberikan visualisasi sejumlah negara di dunia, agar mereka bisa memvisualisasi dan mengimajinasikan bagaimana rasanya berada di sana.

diajak melihat2 mesir, jordania, maroko, arab saudi (ada univ islam madinah dan ummul quro mekkah), yaman, sudan, tunisia, al jazair, eropa raya, inggris raya, amerika, asia… lilat2 kampus2 di sana.. lewat tayangan2 rutin… pake layar lebar… kemudian dibangkitin minatnya,” pungkasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close