News

Vaksin Covid-19 pada manusia siap diuji, India bawa kabar baik

India membawa kabar baik nih soal vaksin Covid-19. Vaksin Covid-19 pada manusia produksi Bharat Biotech telah disetujui untuk diujicobakan pada manusia, menjadikannya calon vaksin domestik pertama India yang mendapatkan lampu hijau dari regulator obat pemerintah saat kasus corona di negara tersebut melonjak.

Drug Controller General of India (DCGI) menyetujui pengajuan untuk melakukan Tahap I dan II uji klinis Covaxin, yang dikembangkan bersama dengan Institut Nasional Virologi dari Dewan Penelitian Medis India, menurut perusahaan tersebut melalui pernyataan, Senin 29 Juni 2020 dikutip Antara.

Baca juga: Denny Siregar bela sujud Risma: Si anak ndableg gimana lagi

Uji klinis pada manusia akan dimulai di seluruh negeri pada Juli. Vaksin Covid-19 pada manusia tersebut dikembangkan dan produksi di fasilitas Bharat Biotech di Lembah Genome di Hyderabad, India.

Ilustrasi vaksin corona. Foto: Riausky.
Ilustrasi vaksin corona. Foto: Riausky.

16 ribu warga meninggal

India, yang berada di belakang Amerika Serikat, Brazil dan Rusia dalam jumlah kasus, melaporkan hampir 20.000 kasus baru Covid-19 pada Senin, menurut data Kementerian Kesehatan federal negara tersebut.

Lebih dari 16.000 orang meninggal akibat virus corona sejak kasus pertama di India dilaporkan muncul pada Januari. Angka tersebut terbilang rendah jika dibandingkan negara lain dengan jumlah kasus yang sama. Namun, para ahli khawatir bahwa rumah sakit di negara padat berpenduduk 1,3 miliar itu tidak mampu menangani lonjakan tajam angka penularan.

Belum ada vaksin yang disetujui untuk penggunaan komersial melawan penyakit yang disebabkan oleh virus corona jenis baru, namun belasan vaksin dari 100 lebih calon vaksin di seluruh dunia sedang dilakukan uji coba pada manusia.

Militer China mendapat persetujuan penggunaan calon vaksin Covid-19, yang dikembangkan oleh unit penelitian mereka dan CanSino Biologics setelah uji coba klinis membuktikan bahwa vaksin itu aman dan menunjukkan sejumlah efektivitas, kata perusahaan tersebut pada Senin.

Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden China Xi Jinping. Foto: timesnownews
Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden China Xi Jinping. Foto: timesnownews

Indonesia bagaimana

Sedangkan dari dalam negeri, Institut Biologi Molekuler Eijkman. Lembaga penelitian yang dibawah Kementerian Riset dan Teknologi ini mengumumkan progres bagus dari pengembangan vaksin Covid-19 untuk Indonesia.

Institut Biologi Molekuler Eijkman telah mengunggah alias mengirimkan data tiga sekuen asam nuleat RNA penyusun genom virus Corona dari Indonesia. Pada 13 Juni 2020, lembaga Eijkman itu telah mengirimkan sekuen tersebut pada GISAID, institusi yang dikembangkan Pemerintah Jerman dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mempelajari data genetika virus.

Data sekuen itu merupakan hal penting bagi antisipasi dan pengobatan virus Covid-19 di Indonesia. Sebab sekuen yang merupakan tipe Corona di Indonesia sangat berguna untuk melawan Covid-19 yang ada di Indonesia.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close