Trending

Vaksin Nusantara selesaikan Covid-19, Fahri: Kasih Terawan kesempatan, ayo jangan dihambat

Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengklaim vaksin yang ia kembangkan, Vaksin Nusantara, bisa selesaikan Covid-19. Merespons klaim itu, politikus Fahri Hamzah menyambutnya.

Dia meminta Terawan kasih kesempatan saja sebagai sesama anak bangsa, jangan dijegal dengan dilarang pengembangan vaksinnya. Fahri merasa temuan dari Terawan ini layak untuk mendapatkan pelaung sebagai salah satu upaya menghentikan Covid-19.

Kasih kesempatan untuk Terawan untuk Vaksin Nusantara

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah
Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah. Foto Instagram @fahrihamzah

Dalam postingannya di media sosial, Fahri merespons klaim Mantan Menkes Terawan soal Vaksin Nusantara bisa menyelesaikan pandemi Covid-19. Bagi Fahri, racikan vaksin Terawan itu diberi dong ruang pembuktiannya.

Ayo beri jalan kepada anak bangsa…apa salahnya kasih kesempatan..pejabat harus relakan inovasi nasional…perlakukan adil saja yg penting jangan dihambat apalagi dilarang. Bisa kan? (Nanya siapa ya?)” tulis dia di postingan Twitter, Jumat 23 Juli 2021.

Bukan cuma Fahri yang mendukung pengembangan Vaksin Nusantara lho. Institusi TNI pun mendukung vaksin besutan Terawan itu. Dukungan TNI ini sempat jadi kontroversi, sebab vaksin buatan Terawan ini memang dipertanyakan oleh publik.

TNI kemudian menjelaskan Vaksin Nusantara bukan program dari TNI. Namun TNI pastinya mendukung pengembangan inovasi dalam negeri untuk penanggulangan Covid-19.

TNI akan selalu mendukungnya dengan catatan telah memenuhi kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Kapuspen TNI, Mayjen TNI Achmad Riad pada April lalu menjelaskan terkait berbagai bentuk inovasi tersebut, ada tiga kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh BPOM yang harus dipenuhi yaitu keamanan, etifikasi dan kelayakannya.

Selain itu juga perlu pengurusan perizinan kerja sama antara TNI dengan berbagai pihak dan penggunaan fasilitas kesehatan dan tenaga ahli kesehatan atau peneliti.
“Mekanisme kerja sama akan diatur sebagai dasar hukum atau legal standing dan tanpa mengganggu tugas-tugas kedinasan atau tugas pokok satuan,” ujar Kapuspen TNI.

Mayjen TNI Achmad Riad mengatakan TNI telah berkomitmen untuk mendukung program Pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki baik Personel TNI maupun Alutsista dan prasarana lainnya seperti pemanfaatan Rumah Sakit TNI di seluruh Indonesia, sebagai Vaksinator dan tracer.

Kapuskes TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono menyampaikan TNI dalam inovasi vaksin betul-betul memberikan dukungan dan tentunya harus menjunjung tinggi kaidah keilmuan yang baik dan tahapan-tahapan dari suatu inovasi termasuk dalam tahapan penelitian.

“Kesehatan TNI mempunyai aturan dalam hal kerjasama antara lingkup nasional maupun internasional dan ini sudah tertuang di suatu keputusan Panglima TNI,” ujarnya.

Dia mengatakan Kerja sama bisa dilakukan sesuai dengan fase-fase dari suatu penelitian, kalau dilihat penelitian ini terutama dalam uji klinis ada beberapa fase mulai dari fase 1, 2, 3 dan 4. Dimana fase-fase tertentu bisa dilakukan dengan suatu multi center study.

Klaim selesaikan Covid

Terawan Agus Putranto. Foto: Instagram Kemenkes.
Terawan Agus Putranto. Foto: Instagram Kemenkes.

Beberapa waktu lalu Terawan mengklaim kesaktian Vaksin Nusantara diakui dunia. Dia mengklaim sejumlah ahli sepakat Vaksin Nusantara bisa menyudahi pandemi yang melanda dunia ini.

“Artinya apa? Dunia sepakat punya hipotesis bahwa yang menyelesaikan hal ini termasuk Covid-19 adalah dendritic cell vaccine immunotherapy atau vaksin Nusantara,” lanjutnya.

Lantaran diakui dunia, Terawan menegaskan Vaksin Nusantara aman disuntikkan ke tubuh manusia. Dalam pengembangannya, vaksin anak bangsa ini dibuat dalam tahapan panjang dan sangat hati-hati lho.

“Itu sangat safety karena kita sudah lama berkecimpung dalam pembuatan dendritic cell vaccine immunotherapy itu, dengan tim dokter Nyoto selaku moderator, bersama-sama dengan kita sudah mengembangkannya jauh-jauh hari untuk penanganan kanker,” tuturnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close