Trending

Viral beredar video ambulans antre di RSD Wisma Atlet, ini penjelasannya

Baru-Baru ini, beredar sebuah video di jejaring media sosial yang memperlihatkan adanya antrean panjang mobil-mobil ambulans yang ingin masuk ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet.

Salah satu warganet yang mengunggah video tersebut adalah akun Twitter @dr_koko28. Bersamaan dengan itu, ia juga mencuit sebuah keterangan yang menyebutkan bahwa lokasi antrean ambulans itu berada di RSD Wisma Atlet.

Baca juga: Ajak pergi tapi gak sabar, begini respon telak seorang teman, bikin ngakak

“Ambulans ngantri masuk RSDC Wisma Atlet. Malam ini. Dan banyak yang nyari ruang perawatan intensif. Yang sehat tolong jaga diri. Yang sakit kita doakan agar segera pulih. Episode ini bukanlah episode yang mudah bagi kita sebagai sebuah bangsa. Tapi inilah waktu kita bersatu,” tulis @dr_koko28.

Menanggapi video yang viral tersebut, Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) RSD Wisma Atlet, Brigjen TNI M Saleh mengatakan bahwa antrean tersebut bukan hal yang baru.

Ambulans antre di RSD Wisma Atlet. Foto: Twitter
Ambulans antre di RSD Wisma Atlet. Foto: Twitter

Pihaknya berdalih, antrean ambulans yang mengular itu karena adanya registrasi yang membutuhkan waktu untuk proses pendaftaran. Oleh sebab itu, timbul antrean yang lumayan panjang lantaran menunggu giliran.

“Bukan panjang, itu antrian daftar registrasi saja,” ujar Saleh, pada Selasa, 15 September 2020. Disitat Suara.com.

loading...

Kendati demikian, Saleh mengakui jumlah pasien yang dirujuk ke RSD Wisma Atlet memang banyak. Para pasien tersebut merupakan pasien rujukan yang datang dari berbagai puskesmas.

“Iya (banyak yang masuk). Dari puskemas ke wisma itu sampai 100-an orang,” jelasnya.

Ambulans antre di RSD Wisma Atlet. Foto: Twitter
Ambulans antre di RSD Wisma Atlet. Foto: Twitter

Senada dengan pernyataan sebelumnya, Koordinator Opersional RSD Wisma Atlet, Kolonel dr Stefanus Dony memastikan bahwa antrean itu terjadi bukan karena ruang rawat di RSD Wisma Atlet penuh. Melainkan ambulans-ambulans tersebut datang secara bersamaan sehingga menimbulkan antrean.

“Bukan karena penuh, kan masih banyak tempat, itu hanya datangnya aja bersamaan jadi perlu antrean,” imbuhnya, dikutip Detik.com.

Diketahui sebelumnya, Gurbenur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan kembali kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lantaran angka positif di ibukota yang semakin mencemaskan.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close