Fit

Ini rekomendasi vitamin untuk pasien tanpa gejala dan gejala ringan Covid-19 saat isolasi mandiri

Pasien Covid-19 bergejala ringan dan tanpa gejala umumnya tak perlu dirawat di rumah sakit untuk proses penyembuhannya. Namun, hal tersebut harus dibarengi juga dengan asupan vitamin dan makanan bernutrisi agar tubuh cepat pulih dari infeksi virus corona. Serta menjalani isolasi mandiri sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan.

Dalam Pedoman Tatalaksana Covid-19 Edisi 3 yang disusun oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN), dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), berikut sejumlah rekomendasi vitamin untuk Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri seperti dilansir dari detik, Minggu (18/7/2021).

Rekomendasi vitamin untuk pasien Covid-19 tanpa gejala

Vitamin C:

Tablet vitamin C non acidic 500 mg per 6-8 jam sekali (untuk 14 hari)

Tablet hisap 500 mg per 12 jam sekali (selama 30 hari)

Ilustrasi Vitamin C. Foto: Parapuan
Ilustrasi Vitamin C. Foto: Parapuan

Multivitamin yang mengandung vitamin C 1-2 tablet per hari (selama 30 hari)

Dianjurkan multivitamin yang mengandung C, B, E, Zink.

Vitamin D:

Suplemen 400-1000 UI per hari

Obat 1000-5000 IU per hari.

Pasien Covid-19 tanpa gejala diharuskan untuk menjalani isolasi mandiri selama 10 hari sejak terkonfirmasi positif Corona. Kemudian pedoman tersebut juga menjelaskan jika pasien memiliki komorbid atau penyakit penyerta, maka dianjurkan untuk tetap melanjutkan pengobatan yang rutin dikonsumsi.

“Apabila pasien rutin meminum terapi obat antihipertensi dengan golongan obat ACE-inhibitor dan Angiotensin Receptor Blocker perlu berkonsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis jantung,” tulis Pedoman Tata Laksana Covid-19.

Rekomendasi vitamin untuk pasien COVID-19 bergejala ringan

Vitamin C:

Tablet vitamin C non acidic 500 mg per 6-8 jam sekali (untuk 14 hari)

Tablet hisap vitamin C 500 mg per 12 jam sekali (selama 30 hari)

Multivitamin yang mengandung vitamin C 1-2 tablet per hari (selama 30 hari)

Dianjurkan juga yang mengandung C, B, E, Zink.

Vitamin D:

Suplemen 400-1000 IU per hari

Obat 1000-5000 IU per hari.

Vitamin D
Vit D Photo: Pixabay

Azitromisin 1 x 500 mg per hari selama 5 hari.

Antivirus:

Oseltamivir (Tamiflu) 75 mg per 12 jam diminum selama 5-7 hari, terutama jika diduga ada infeksi influenza

Favipiravir (Avigan sediaan 200 mg) loading dose 1600 mg per 12 jam pada hari pertama dan selanjutnya 2 x 600 mg pada hari ke 2-5.

Selain itu, pasien Covid-19 bergejala ringan juga dapat melakukan terapi simtomatik. Misalnya, jika mengalami demam, pasien dianjurkan untuk meminum paracetamol.

Pasien Covid-19 bergejala ringan pun diharuskan untuk melakukan isolasi mandiri selama 10 hari sejak gejala Corona muncul, kemudian ditambah 3 hari setelah bebas gejala.

“Jika gejala lebih dari 10 hari, maka isolasi dilanjutkan hingga gejala hilang ditambah dengan 3 hari bebas gejala,” ujar pedoman tersebut.

Jangan lupa untuk tetap memakai masker ya, Sobat Hops selama menjalani masa isolasi mandiri. Ini menjaga agar kamu tidak menyebarkan virus ini ke lingkungan sekitar.

Tetap taati 5M untuk menjaga kesehatan Sobat Hops meski sudah selesai menjalankan isolasi mandiri ya. Ingat selalu untuk mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas. Salam sehat selalu. …

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close