Trending

Wajar Menag Yaqut dihajar sana-sini, DS: Soalnya lagi hajar kadrun yang ada di Kemenag!

Pegiat media sosial Denny Siregar turut menanggapi polemik pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas soal Kementerian Agama (Kemenag) merupakan hadiah untuk Nahdlatul Ulama (NU). Dia menilai wajar sebenarnya apabila Menag Yaqut dihajar dengan berbagai opini publik.

Menurut Denny, hal itu tak lain merupakan akibat atau dampak dari vokalnya Menag Yaqut dalam menghadapi kelompok kadrun yang ada di Kementerian Agama.

Muslima Fest

Bahkan dia juga mengklaim kelompok yang disebutnya kadrun itu sudah ada sejak lama di tubuh Kemenag. Namun kini keberadaannya terancam oleh kehadiran Menag Yaqut.

“Kalau Gus Yaqut Menag dihajar kiri kanan, ya wajar. Dia lagi menghajar dalamnya Kementrian Agama yang banyak kadrunnya sejak lama,” ujar Denny Siregar dalam kicauan di jejaring media sosial Twitter miliknya, dikutip Hops.id pada Selasa, 26 Oktober 2021.

Ilustrasi kadrun dan cebong. Foto: nawacitapost.com, portal-islam.id
Ilustrasi kadrun dan cebong. Foto: nawacitapost.com, portal-islam.id

Sontak pernyataan pembawa acara saluran YouTube CokroTV itu mendapat berbagai komentar dari warganet.

“Pernyataan bahwa Kemenag itu hadiah untuk NU itukan di sampaikan Menag Yaqut dalam forum internal keluarga besar NU. Tujuannya untuk memotivasi para santri dan pesantren. Enggak salah kan?,” balas akun bbahtiarr.

“Mengusik ‘Laten radikal’ memunculkan kehebohan,” ujar akun Shafron3.

“Tetangga gue ada pagawai Kemenag. Posnya basah, tiap musim haji ke Saudi jd mandor jamaah. Sepertinya posnya itu sudah copot skrg. Kini belio benci banget ame Jokowi,” tutur akun BecaMamat.

“Sependapat, pandangan saya pun demikian makanya ketika banyak yg menyerangnya saya tetap sampaikan bahwa pernyataan itu tidak sepenuhnya salah. Dalam hati saya pasti yg marah2 golongan sebelah ternyata dugaan saya enggak salah,” imbuh akun AntiMendukung.

Kapolri didorong tangkap Menag Yaqut

Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Coumas. Foto: @gusyaqut
Menag Yaqut Cholil Coumas. Foto: @gusyaqut | Wajar Menag Yaqut dihajar sana-sini, DS: Soalnya lagi hajar kadrun yang ada di Kemenag!

Ketua Umum Tim Pembela Ulama dan Aktivis, Eggi Sudjana mendorong agar pihak kepolisian khususnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera menangkap Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas terkait pernyataan kontroversial yang menyebut bahwa Kementerian Agama (Kemenag) merupakan hadiah untuk Nahdlatul Ulama (NU).

Eggi Sudjana menilai bawa ujaran dari Menag Yaqut itu menyinggung soal uku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Oleh sebabnya dia meminta kepada Kapolri segera menangkap Menag Yaqut sebagai bukti bahwa setiap warga negara diperlakukan adil di mata hukum.

“Kami meminta dengan hormat kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar menangkap dan memproses hukum Yaqut Cholil Qoumas, sebagai bentuk konfirmasi bahwa setiap warga negara berkedudukan yang sama dimuka hukum,” kata Eggi kepada CNNIndonesia.com, dikutip Hops.id pada Selasa, 26 Oktober 2021.

Terlebih pernyataan Menag Yaqut dianggap mengandung unsur kebencian, permusuhan dan pecah belah terhadap umat Islam.

Eggi mengklaim pernyataan itu sudah memenuhi unsur-unsur dalam ketentuan UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 tahun 2008 tentang ITE.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close