Unik

Kisah perawat cantik rela jadi wanita terjelek di dunia demi hidupi anak

Jadi wanita terjelek di dunia Mary mengalami kondisi kesehatan tak terduga.

Siapa yang memberi hak seseorang untuk menandai seseorang sebagai yang tercantik atau yang paling jelek? Tidak ada. Karena kecantikan memiliki standar yang berbeda-bada setiap orang.

Baca juga: Bikin pangling, ini potret 5 artis sebelum dan sesudah operasi plastik

Namun melihat sesuatu yang cantik selalu menyenangkan, selalu ada kepuasan tersendiri dalam melihat kecantikan tersebut. Hal itulah yang kerap menjadi acuan mengenai standar kecantikan seseorang.

Namun mirisnya, seorang ibu rela masuk dalam predikat wanita terjelek di dunia lantaran ingin menghidupi anak-anaknya.

Mary Ann Bevan
Mary Ann Bevan Foto: Istimewa

Hal itu terjadi pada Mary Ann Bevan, seorang ibu asal inggris yang hidup di tahun 1900-an. Wanita 4 anak ini rela menyandang gelar sebagai wanita paling jelek di dunia untuk menghidupi anak-anaknya.

Lahir di Newham, London, pada tahun 1874, Mary Ann Bevan memiliki kehidupan biasa sebagai seorang gadis muda yang cantik. Dilansir laman India Today, Marry tumbuh menjadi perawat dan menikah dengan seorang pria bernama Thomas Bevan, dan melahirkan 4 orang anak.

Beberapa tahun setelah menikah, kesehatannya mulai menunjukkan tanda-tanda kemunduran. Ketika dia berusia 32 tahun, dia mulai menunjukkan gejala gigantisme dan pembengkakan ekstremitas yg menyebabkan pertumbuhan abnormal dan fitur wajah terganggu.

Mary merasakan sakit kepala terus-menerus, berkurangnya kemampuan pengelihatan, hingga nyeri sendi dan otot yang tak terkira.

Kemalangan juga menimpa Mary bertubi-tubi. Ketika mengalami sakit, suminya kemudian meninggal. Terpaksa ia harus mulai menghidupi anak-anaknya.

Menyambung hidup menjadi wanita terjelek di dunia

Setelah menumpuk banyak hutang dan dengan rasa frustasi tiba-tiba ia mendapat selebaran informasi tentang kontes wanita terjelek di dunia.

Banyak yang mencemooh kontes memalukan itu, namun tidak sedikit pula yang ikut karena mengincar hadiah yang ditawarkan.

Tak disangka, Mary memenangkan kompetisi tersebut. Tidak hanya itu, pihak penyelenggara bahkan meminta Mary untuk ikut melakukan perjalanan tur bersama rombongan sirkus berkeliling kota (Inggris Raya).

Selebaran dengan wajah Mary yang terpampang pun mulai disebar, sehingga menambah rasa penasaran orang-orang akan sosok asli Mary yang menderita kelainan fisik. Akhirnya Mary bekerja di sirkus Coney Island Dreamland Sideshow.

Terkenal karena wajahnya tak membuat Mary lolos dari ejeken. Bertubi tubi bahkan Mary mendapat cemooh. Meskipun demikian, ia lebih suka menanggung ejekan demi untuk membesarkan anak-anaknya, agar mereka dapat memperoleh pendidikan yang laik dan baik.

Baca juga: Jangan kaget, ini wajah-wajah asli orang Korea tanpa operasi plastik

Setelah masa ketenaran, Mary pindah ke Amerika Serikat dan meninggal pada tahun 1933 karena penyakitnya. Meski mendapat predikat terjelek, namun selama bertahun-tahun, Mary Ann Bevan telah diidentifikasi sebagai sosok yang inspiratif, terutama bagi individu yang menderita kondisi kesehatan yang serupa.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close